SuaraJakarta.id - PT KAI Commuter meminta pengguna Kereta Rel Listrik (KRL) untuk menghindari jam-jam sibuk saat menggunakan KRL. Adapun, jam-jam sibuk itu diantaranya, pagi hari mulai pukul 04.00-09.00 WIB dan sore hari mulai pukul 16.00-20.00 WIB.
"Para pengguna yang memiliki fleksibilitas dalam waktu kerja kami ajak untuk memanfaatkan perjalanan KRL di luar jam sibuk. Jumlah pengguna KRL pada jam-jam tersebut relatif sepi sehingga tidak ada antrean penyekatan di stasiun," ujar Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba dalam keterangannya, Senin (11/10/2021).
Anne melihat, pergerakan pengguna KRL di pagi hari terkonsentrasi pada pukul 06.00 – 08.00 WIB, sedangkan pada sore hari terkonsentrasi pada pukul 16.00 – 18.00 WIB.
Hingga pukul 10.00 WIB tercatat jumlah pengguna KRL sebanyak 163.853 pengguna. Data tersebut tidak jauh beda dengan pengguna pada hari Senin minggu sebelumnya yaitu sejumlah 163.305 pengguna.
Baca Juga: Dari KAI Commuter, Aturan Tambahan Naik KRL untuk Lansia, Balita dan Pelajar
"Di tengah volume pengguna yang terus bertambah seiring masyarakat kembali beraktivitas, KAI Commuter tetap menerapkan protokol kesehatan sebagaimana berjalan selama masa pandemi ini," imbuh Anne.
KAI Commuter tetap menerapkan protokol kesehatan dengan mewajibkan penggunaan masker ganda dengan salah satunya adalah masker medis dilapis dengan masker kain sebagaimana yang direkomendasikan para dokter dan Kementerian Kesehatan. Lalu menjaga jarak, dan mencuci tangan sebelum maupun sesudah naik kereta.
Menunjukan sertifikat vaksin sebelum naik KRL kepada petugas secara fisik (dicetak) maupun secara digital, atau melalui scan kode QR yang ada di stasiun dengan aplikasi PeduliLindungi. Scan kode QR juga dapat dilakukan melalui aplikasi lainnya yang sudah terintegrasi dengan aplikasi PeduliLindungi.
Operasional dan layanan KRL Jabodetabek saat ini berjalan mulai pukul 04.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB dengan 994 perjalanan per harinya. KAI Commuter mengoperasikan pelayanan perjalanan KRL dengan memaksimalkan waktu jadwal perjalanan antara KRL (headway) pada jam sibuk pagi dan sore.
Upaya untuk pengaturan operasional pelayanan perjalanan KRL saat ini juga telah dilakukan guna memenuhi protokol kesehatan menjaga jarak aman antar pengguna.
Baca Juga: Info Loker : PT KAI Buka Lowongan Kerja Lulusan SMA Hingga S1
Terhitung mulai 13 September 2021, pada Lintas Bogor – Jakarta Kota PP (Lin Central) KAI Commuter menambahkan 2 perjalanan KRL menjadi 227 perjalanan, pada lintas Bogor/Depok/Nambo –Angke/Jatinegara (Lin Lingkar) menambahkan 3 perjalanan menjadi 196 perjalanan. KAI Commuter juga menambahkan 6 perjalanan pada lintas Bekasi/Cikarang – Jakarta Kota PP (Lin Bekasi) menjadi 193 perjalanan dari sebelumnya 187 perjalanan.
Berita Terkait
-
Stasiun Tanah Abang Baru Sudah Mulai Beroperasi, Anker Wajib Tahu Ini
-
ICW Desak Transparansi PT KAI Terkait Perubahan Jadwal KRL Picu Keterlambatan Parah
-
Wahai PT KAI! Dengarkan Suara Pengguna KRL: Jangan Bikin Kebijakan yang Mempersulit!
-
Celah Kreatif Mendongkrak Kampanye Pemasaran di Kereta Rel Listrik
-
Eskalator Peron 11 & 12 Stasiun Manggarai Telah Bisa Digunakan Pengguna KRL
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
Terkini
-
Pemprov DKI Ingatkan Pendatang Baru Tak Bisa Langsung Dapat Bansos, Harus Tinggal 10 Tahun Dulu
-
Jakarta Tak Sepi Lebaran Ini, Bang Doel Ungkap Hikmah Tak Terduga
-
Pramono Teken Pergub Syarat PPSU: Cukup Ijazah SD, Kontrak Kerja Tiap 3 Tahun
-
Baru Tempati Rumah Dinas, Pramono Curhat Jatuh dari Sepeda Sampai Pelipis Luka
-
Lebaran Pertama Pramono Sebagai Gubernur: Dari Istiqlal, Istana hingga Rumah Mega Tanpa Ganti Sepatu