SuaraJakarta.id - Angka kasus pelecehan seksual di ruang publik wilayah DKI Jakarta meningkat pada tahun ini. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengungkapkan, kasus itu juga termasuk terjadi di sarana transportasi umum. Untuk mencegah terjadi kembali, Riza bersama jajaran pemerintah DKI Jakarta menyiapkan sejumlah langkah antisipasi.
Riza merujuk pada data Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) DKI Jakarta yang menyebutkan, sepanjang 2022 telah terjadi 15 kasus pelecehan seksual di ruang publik. Sementara pada 2021 hanya ada 8 kasus dan 2020 ada 7 kasus.
"Pada 2022 itu 15, baru Januari-Juli. Ada peningkatan yang signifikan," kata Riza kepada wartawan saat melakukan sidak ke kawasan Stasiun Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (13/7/2022).
Namun secara nasional, Riza juga mengklaim terjadi peningkatan. Pada 2021 terdapat 8.730 kasus.
"Ada peningkatan terkait pelecehan seksual, di Januari 2022 saja sudah 797, baru satu bulan," tuturnya.
Sebagai antisipasi, Riza mengatakan telah menyiapkan sejumlah langkah, khususnya di sarana transportasi publik. Salah satu langkanya dengan menempelkan nomor telepon pengaduan darurat 112 pada sejumlah moda transportasi umum. Selain itu, 19 Pos SAPA yang disiapkan di beberapa titik, yang disebutkannya akan ditingkatkan jumlahnya.
Selain itu, kepada sopir transportasi umum seperti angkutan kota (angkot) dilakukan edukasi pencegahan pelecahan seksual.
"Paling penting kami juga melakukan pendidikan, pelatihan bagi sopir angkot," kata Riza.
Kemudian, kata dia, saat ini sedang melakukan pembahasan pemasangan kamera pengawas atau CCTV di angkot.
"Selama inikan ada di Bus Transjakarta, nanti di angkot juga sedang dipertimbangkan akan diupayakan," ujarnya.
Riza juga mengingatkan kasus pelecehan seksual tidak dapat dianggap enteng.
"Namun harus kita hadapi secara bersama sama. Kalau kita tidak melapor ya tidak ketauan. Jadi harus berani melaporkan," ujarnya.
Berita Terkait
-
Pelecehan Seksual Guru Gaji di Mojokerto, Korban yang Masih Anak-anak Dicekoki Video Porno Hubungan Sesama Jenis
-
Wagub Riza Temui Sopir Angkot, Saksi Kasus Pelecehan Seksual yang Menimpa Karyawati: Disangka Lagi Ribut Pacaran
-
Penyintas Pelecehan Apresiasi Kebijakan Pisahkan Penumpang Pria-Wanita di Angkot, Tapi Edukasi ke Sopir Lebih Penting
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa
-
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Semangat Local Heart Lewat CSR dengan Sahabat Anak Cijantung
-
Sepeda dari BRI Peduli Ini Antar Mahesa ke Sekolah, Tidak Lagi Terhalang Banjir Rob
-
Gus Ipul Tegaskan Fitnah Harus Diuji melalui Proses Hukum
-
Bukan Sekadar Nobar, Momen Kaesang Pangarep Berbincang dan Berfoto Bersama Anak Disabilitas