SuaraJakarta.id - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran memimpin apel gelar pasukan pengamanan The 8th G20 Parliamentary Speakers' Summit (P20). Dia meminta seluruh anggota dalam melaksanakan tugasnya berkaca dari Tragedi Kanjuruhan.
"Berkaca pada peristiwa di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa timur memberikan kita turning points untuk melakukan evaluasi terhadap standar sistem pengamanan kita. Bagaimana kita mempedomani secara betul tahapan-tahapan," kata Fadil di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (4/10/2022).
Atas hal itu, Fadil mengingatkan seluruh anggota untuk mempedomani Perkap Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan Tindakan Kepolisian. Apalagi, mereka ditugaskan untuk melakukan pengamanan di ajang internasional.
"Maka dari itu kedepankan langkah-langkah pencegahan, perkuat tahapan persiapan dalam berbagai kesempatan," katanya.
"Selalu saya sampaikan filosofi tailor men, filosofi bagaimana kita menjahit baju, bahwa setiap orang memiliki ukuran yang berbeda, oleh sebab itu setiap langkah pengamanan menyesuaikan dengan ukuran, karakteristik dari penggunanya, dari situasi," imbuhnya.
Dalam kesempatan yang sama, Karo Ops Polda Metro Jaya Irjen Pol Marsudianto menyebut total personel pengamanan yang diterjunkan mencapai 602 orang. Mereka meliputi unsur anggota TNI dan Polri.
"Kami telah menyiapkan pasukan sebanyak 602, yang mana di situ dilibatkan juga rwkan rekan dari TNI sebanyak 40 personel," jelas Marsudianto.
Pelaksanaan pengamanan itu sendiri menurut Marsudianto telah dilakukan sejam tanggal 1 Oktober 2022. Kekinian setidaknya sudah ada 10 delegasi dari negara peserta P20 yang telah tiba di Indonesia.
"Yang belum datang masih ada 15 delegasi lagi, kemungkinan hari ini dan terakhir besok. Sedangkan pelaksanaan daripada Parlimentary Speaker's Summit ini hanya tiga hari. Terhitung dari tanggal 5, 6, dan 7 Oktober 2022," katanya.
Baca Juga: Polda Metro Jaya: Granat Kejut yang Meledak di Cilincing Properti Latihan, Tidak Berbahaya
Berita Terkait
-
Pesan Menyentuh Bima Sakti untuk Suporter Pasca Tragedi Kanjuruhan: Lebih Dewasa dan Bersatu
-
Terpopuler: Oknum TNI Tendang Suporter di Kanjuruhan, Ernest Prakasa Sentil NasDem Umumkan Anies Baswedan Capres 2024
-
Gas Air Mata Diduga Picu Tragedi Kanjuruhan, Pakar Sebutkan Penanganan Bila Kita Terpapar Gas Air Mata
-
Apa Arti 1.3.1.2? Muncul Tulisan "Saudaraku Dibunuh" di Pintu Maut Stadion Kanjuruhan
-
Pemerintah Dituding Bohong Soal Jumlah Korban Jiwa Tragedi Kanjuruhan, KontraS ajak Aremania Bikin Tim Khusus
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di Jakarta, Nomor 4 Lagi Banyak Diburu Kolektor
-
5 Alasan Tren 'Slow Living Run' Kini Bikin Banyak Orang Lebih Suka Lari Santai di Taman Kota
-
Perluas Jejaring Internasional, Budi Luhur Teken Kerja Sama dengan ACWA Network
-
Skandal Pedofil Jepang Guncang Blok M: Polda Metro Buru Pelaku, Kedubes Jepang Keluarkan Peringatan
-
Gaya 'Old Money' dengan Sepatu Lari Lokal: 5 Brand yang Tampil Mewah Tanpa Logo Mencolok