SuaraJakarta.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan belum melakukan pertemuan resmi dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) lagi. Anies diketahui sudah menemui partai NasDem dan Demokrat.
PKS, NasDem, dan Demokrat belakangan diisukan kencang akan mengusung Anies sebagai Bakal Calon Presiden atau Bacapres. Ketiganya juga disebut-sebut bakal membentuk koalisi untuk maju dalam Pemilihan Presiden atau Pilpres 2024 mendatang.
NasDem juga diketahui telah mendeklarasikan Anies sebagai Bacapres pada Pilpres 2024 pada 3 Oktober lalu. Anies pun hadir dalam acara itu dan menyatakan siap mengemban amanat tersebut.
Lalu, pada 7 Oktober kemarin, Anies juga mengunjungi kantor DPP Demokrat, Jakarta Pusat. Eks Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menemui langsung Ketua Umum Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Baca Juga: Doa Tolak Bala dari Habib Rizieq Khusus Untuk Anies Baswedan
Mengenai rencana selanjutnya kapan akan menemui PKS, Anies belum mau bicara banyak. Ia menyebut akan menjalankan agendanya satu persatu.
"Nanti satu-satu," kata Anies di Setu Babakan, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (9/10/2022).
Sementara itu, kelompok relawan pendukung Anies Baswedan, Majelis Warga meyakini akan ada dua partai yang akan menyusul NasDem mendeklarasikan Anies sebagai Bacapres pada Pemilu 2024. Kedua partai politik itu disebut sedang mencari hari baik untuk melakukannya.
Juru bicara Majelis Warga, Azmi Majid menyebut Demokrat dan PKS ikut senang dengan deklarasi yang dilakukan NasDem. Apalagi memang ketiga partai itu dikabarkan hampir pasti membentuk koalisi.
”Langkah Nasdem yang cepat dalam mendeklarasikan Pak Anies mendapatkan apresiasi yang sangat hangat dari kedua partai itu. Dugaan kami, PKS dan Demokrat akan segera mengikuti. Tanda-tandanya semakin jelas, bahkan hari ini, meskipun baru di level Provinsi, PKS DIY mendeklarasikan dukungan ke Pak Anies,” ujar Azmi Majid kepada wartawan, Kamis (6/10).
Baca Juga: Disoraki Presiden Oleh Anggota Karang Taruna se-DKI, Anies: Biasa Saja
Selain dari tiga partai itu, Majelis Warga mengaku menangkap fenomena arus bawah dari kelompok-kelompok masyarakat yang ingin mendukung Anies. Ia memprediksi, gelombang deklarasi juga bakal dilakukan berbagai komunitas di daerah, bahkan hingga di tingkat desa dan kelurahan.
Berita Terkait
-
Surya Paloh Nyaris 'Sulap' Kantor NasDem Bali Jadi Kedai Kopi! Ini Penyebabnya Batal
-
Siapa yang Paling Menghibur? Prabowo dan Anies Ikut Tren Joget Velocity
-
Alasan Anies Baswedan Tak Hadir Open House Presiden Prabowo di Istana Merdeka
-
Bersyukur Muslim di Indonesia Kompak Berlebaran Hari Ini, Anies: Insya Allah Perkuat Persaudaraan
-
Cerita Mistis Anies Baswedan Tubuh Keluarkan Beling, Muncul Bau Anyir di Rumah
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Penjualan Mainan Pasar Gembrong Merosot hingga 90 Persen, Pedagang Salahkan Pemerintah
-
Pemprov DKI Ingatkan Pendatang Baru Tak Bisa Langsung Dapat Bansos, Harus Tinggal 10 Tahun Dulu
-
Jakarta Tak Sepi Lebaran Ini, Bang Doel Ungkap Hikmah Tak Terduga
-
Pramono Teken Pergub Syarat PPSU: Cukup Ijazah SD, Kontrak Kerja Tiap 3 Tahun
-
Baru Tempati Rumah Dinas, Pramono Curhat Jatuh dari Sepeda Sampai Pelipis Luka