SuaraJakarta.id - Buruh Jawa tengah yang tergabung dalam Serikat Pekerja Nasional deklarasikan Relawan Ramidi untuk DPR RI periode 2024 -2029 daerah pemilihan Jawa tengah dua yaitu Demak, Kudus dan Jepara.
Dalam acara tersebut Ramidi calon anggota DPR RI daerah pemilihan 2 meliputi Demak, Kudus dan Jepara membeberkan tentang yang akan di perkuangkanya sebagai calon anggota DPR RI jika terpilih kelak di antaranya:
1. Mendorong terbuka nya kesempatan dan lowongan kerja untuk masyarakat Demak , Kudus dan Jepara.
2.Memastikan pekerja dan masyarakat Demak, Kudus dan Jepara terlindungi jaminan sosialnya dari sebelum kerja, saat bekerja dan purna kerja.
3. Masyarakat Demak, Kudus dan Jepara punya kesempatan yang sama untuk mengembangkan usaha dan peluang usaha untuk perbaikan ekonomi dan keluarganya.
Calon anggota legeslatif dari partai buruh daerah pemilihan Jawa tengah dua ini sekaligus membentuk dan melantik susunan kepengurusan relawan Ramidi dengan komposisi sebagai berikut
Pembina relawan : Sutarjo
Kordinator pemenangan : Sutaryo
Sekertaris pemenangan : Maksuri
Baca Juga: Peringati May Day, Wali Kota Tangerang Bagi-bagi Umroh
Bendahara : Mahmudah
Dalam sambutanya pembina relawan Ramidi yang sekaligus menjabat ketua dewan pimpinan daerah serikat pekerja nasional ( DPD SPN ) Provinsi Jawa tengah, Sutarjo mengungkap pihaknya punya anggota riil dan nyata di tiap pabrik yang ada di kabupaten Jepara dan masyarakat pekerja, petani dan nelayan yang ada di kabupaten Demak dan Kudus.
“Target suara yang akan di raih oleh relawan adalah dua ratus ribu di daerah pemilihan (Dapil ) Jawa tengah dua,” terang Sutarjo .
"Mesin organisasi akan kami gerakan sampai tingkat anggota di pabrik dan dengan segala kekuatan yang kami punya akan all out dalam memenangkan Ramidi sampai dengan di lantik menjadi anggota DPR RI nanti,” tambah Sutaryo.
"Selama ini buruh dan pekerja Indonesia hanya menjadi penyumbang suara dan di tinggal setelah gelaran pemilu selesai. Kami juga akan melawan tiap serangan politik uang dalam pemilu tahun 2024 nanti dan akan mengagitasi anggota kami dan masyarakat agar berani menolak setiap upaya yang akan membeli suara kami kaum buruh dengan uang ", tutur Maksuri.
Berita Terkait
-
KPU DKI Mulai Terima Logistik Pemilu Tahap I, Kotak Suara Hingga Segel Plastik Diterima
-
Bergerak Bersama, Mas Dhito Optimis Pasangan Ganjar-Mahfud Menang Telak di Pilpres 2024
-
KPU Pastikan Warga Eks Kampung Bayam Bisa Nyoblos Saat Pemilu, Ini Lokasinya
-
Sebut Heru Budi Tak Perlu Intelijen Awasi Medsos ASN Saat Pemilu, PKS: Kan Tidak Unggah Pornografi
-
Larang ASN Hapus Foto Anies yang Diunggah Sebelum Masa Pemilu, PKS Kasih Jempol ke Heru Budi
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Viral di Medsos! Penganiayaan Sadis ABK Cumi KM Maulana 23 Terbongkar
-
Dukung Penanganan Karhutla, NHM Serahkan Bantuan Tangki Air Operasional kepada BPBD Halmahera Utara
-
Kawasan Pesisir Jakarta Makin Terhubung, Akses Jadi Pertimbangan Pelaku Usaha
-
BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan
-
Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa