SuaraJakarta.id - Pemilihan Duta Wisata Inu Kirana 2024 kembali digelar. Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Kediri Eriani Annisa Hanindhito berharap putra putri terpilih nantinya bisa mempopulerkan potensi dan identitas Kabupaten Kediri.
Menurut Istri Bupati tersebut, ajang Inu Kirana sebagai upaya menyeleksi generasi pionir se-Kabupaten Kediri. Melalui seleksi itu diharapkan putra putri terpilih mampu menjadi ujung tombak dalam mendongkrak sektor pariwisata dan kebudayaan di Bumi Panjalu.
“Harapannya duta wisata benar-benar bisa mengenalkan potensi Kabupaten Kediri, bukan hanya di tingkat kabupatennya, tapi setingkat nasional,” kata Mbak Cicha, sapaan akrabnya, Rabu (19/6/2024).
Lebih lanjut, Mbak Cicha mengatakan, tak ada syarat khusus dalam seleksi Inu Kirana 2024. Hanya saja, penilaian duta wisata berdasarkan kemampuan wawasan kepariwisataan, kebudayaan, dan ekonomi kreatif untuk menunjang potensi Bumi Panjalu.
“Harus bisa berkomunikasi dengan baik dan juga memasarkan potensi-potensi Kabupaten Kediri, khususnya Jawa Timur dan nasional,” tambahnya.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri Adi Suwignyo menambahkan, seleksi Inu Kirana 2024 memang tak menekankan kriteria secara khusus.
“Syarat-syarat kita berlunak. Yang terpenting punya potensi, kemampuan bahasa inggris, pengetahuan budaya seni dan pariwisata Kabupaten Kediri,” jelasnya.
Sebagaimana tujuan Pemerintah Kabupaten Kediri untuk membangkitkan semangat terhadap generasi muda di Kabupaten Kediri. Termasuk peka terhadap potensi perikanan, ketahanan pangan, kebudayaan, dan lingkungan hidup.
Adapun pemilihan Duta Wisata Inu Kirana 2024 mengusung tema Future Wanderlust: Empowering Youth for Tourism and Cultire. Perihal pendaftaran dimulai 20 Mei - 5 Juli 2024.
Baca Juga: Kediri Bersholawat, Zahir Mania dan Warga Berebut Selfie dengan Mas Dhito
Berita Terkait
-
Anak Pedagang Ini Ingin Angkat Derajat Orang Tua, Mas Dhito Bantu Beasiswa Pendidikan Hingga Kuliah
-
Mas Dhito Ingatkan Desa Perihal Pemanfaatan Dana Bagi Hasil Pajak dan Retribusi Daerah
-
Tegas, Mas Dhito Bakal Tertibkan Truk Pasir Over Tonase
-
Dukung Pemuktahiran Data, 344 Petugas IT Desa di Kabupaten Kediri Ikuti Sosialisasi SIKS-NG
-
Dukung Pelestarian Bela Diri Pencak Dor, Ini Pesan Bupati Dhito Bagi Pemuda Kediri
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
Terkini
-
Rebut Tahta: OOKLA Speed Test Nobatkan XL Ultra 5G+ Sebagai Jaringan Tercepat di Indonesia!
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 24 Februari 2026: Catat Waktu Sahur, Subuh & Buka Puasa
-
3 Fakta Tiga Pegawai SPBU Dianiaya Oknum Aparat Karena Tolak Isi Pertalite
-
Jadwal Buka Puasa Jakarta Hari Ini 23 Februari 2026, Catat Waktu Magrib & Isya
-
Waktu Imsak Jakarta 23 Februari 2026 Hari Ini, Lengkap Niat Puasa Ramadan