Selanjutnya Start-Up stream merupakan program pilihan untuk mahasiswa yang ingin membangun bisnis, membuka perusahaan atau strart-up company.
"Seperti salah satu alumni kita, Fifi Theresiani, mahasiswa DKV 2016 yang berhasil mendirikan Paperie Lab. Sejak tahun 2018 atau sejak di semester 5, dia telah menjual lebih dari 30.000 jurnal di Indonesia, Singapura, Malaysia, dan negara-negara lain di seluruh dunia," jelasnya.
"Ada juga Daniella Elizabeth Rachel Manorek, mahasiswa Visual Communication Design kita saat ini sedang mengikuti kompetisi Program Global Startup Design Thinking Hackathon di Chung-Ang University di Korea, salah satu kampus yang Top Tier dan masuk kedalam jajaran kampus-kampus world class top 300-an ranking dunia, yang delegasinya dipimpin langsung oleh Wakil Rektor Akademik, Riset, dan Inovasi President University, Dr. Adhi Setyo Santoso, S.T., MBA," Sambung Bima.
Adapun Scholar Stream, menurut Bima, program ini dikhususkan bagi mahasiswa yang ingin menjadi peneliti ahli riset dan melanjutkan program Master dan Doktor.
Baca Juga: Ada Sekolah Tahan Ijazah Siswa Karena Belum Bayar SPP, Begini Respons Disdik DKI
Terakhir, Mobility Stream ialah seperti program LPDP atau IISMA (Indonesian International Student Mobility Awards) yaitu program beasiswa pendidikan ke luar negeri yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, atau semacam international exchange student di kampus-kampus di luar negeri.
"Jadi kuliah di kita itu selesai dalam 3 tahun. Dan untuk IISMA, kebetulan setiap tahun ada mahasiswa kita yang berhasil kesana. Tahun 2023 mahasiswa kita Daniel Rinaldi Frederick lolos ke University of Warsaw, Polandia. Lalu tahun 2024, berangkat bulan September ini Shereen Valerie kuliah di Sapienza University, Italy," imbuh Bima.
"Kebetulan untuk IISMA sendiri kita ada coaching khusus. Mahasiswa kita kasih workshop, kita training secara intensif," pungkasnya.
Untuk diketahui, saat ini mahasiswa Prodi DKV President University berjumlah 200 mahasiswa, dimana delapan diantaranya mahasiswa asing yang berasal dari China dan Fiji.
Dekan Faculty of Arts, Design & Architecture President University, Dr. Agus Canny, M.A., M.Sc, menambahkan bahwa seluruh mahasiswa Program DKV President University di semester pertama akan mengikuti perkuliahan Economic Survival.
Baca Juga: Mbak Cicha Tekankan 5 Hal Mendukung Transisi PAUD ke SD lebih Menyenangkan
Menurutnya, meskipun bidang Desain Komunikasi Visual (DKV) lebih fokus pada kreativitas dan estetika, namun pemahaman tentang ekonomi sangat penting untuk kesuksesan karier mahasiswa di masa depan.
Berita Terkait
-
Pendidikan Susana Darmawan CEO Clairmont, Perusahaannya Merugi Imbas Review Bohong Codeblu
-
Membedah Perjuangan Politik Ki Hadjar Dewantara dalam Pendidikan Bangsa
-
Jejak Politika Ki Hajar Dewantara dalam Menyongsong Kemerdekaan Bangsa
-
Ngaku Bak Bumi dan Langit, Beda Pendidikan Lisa Mariana Vs Atalia Praratya
-
Tak Sampai Rp2 Juta, Kemensos Tawarkan Kuliah di Poltekesos, Terjangkau Buat Keluarga Prasejahtera
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Syok, Bapak 11 Anak dengan Hidup Pas-pasan Tolak KB: Kan Nggak Mesti Begitu
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Review Pabrik Gula: Upgrade KKN di Desa Penari yang Melebihi Ekspektasi
Pilihan
-
Jadwal Timnas Indonesia U-17 vs Yaman, Link Live Streaming dan Prediksi Susunan Pemain
-
Minuman Berkemasan Plastik Berukuran Kurang dari 1 Liter Dilarang Diproduksi di Bali
-
Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Duh! Nova Arianto Punya Ketakutan Sebelum Susun Taktik Timnas Indonesia U-17 Hadapi Yaman
-
Bukan Inter Milan, Dua Klub Italia Ini Terdepan Dapatkan Jay Idzes
Terkini
-
Dermaga Baru PIK: Gerbang Wisata Mewah ke Kepulauan Seribu, Ancol Terancam?
-
Pramono Mau Bikin Layanan Transjabodetabek, Pengamat: 60 Persen Warga Bakal Gunakan Angkutan Umum
-
Omzet UMKM di Jakarta Justru Menurun Jelang Lebaran, Ini Penyebabnya
-
Termasuk Pedagang Taman, Rano Karno Targetkan 500 Ribu Lapangan Kerja Baru di Jakarta
-
Rano Karno Sebut 6 Taman di Jakarta Bakal Buka 24 Jam, Ini Daftarnya