SuaraJakarta.id - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menghadiri perayaan "Lebaran di Jakarta" yang digelar di Silang Monas sisi selatan, Jakarta Pusat, pada Sabtu (5/4/2025) malam. Dalam kesempatan itu, Rano turut menyaksikan berbagai pertunjukan yang ditampilkan di atas panggung.
Dalam acara itu, terdapat pertunjukan seni dan budaya yang dipadukan dengan teknologi. Misalnya, seperti atraksi tarian air mancur dan video mapping.
Seumur hidupnya, Rano mengaku baru sekali melihat pertunjukan tarian air mancur di Monas. Saat masih aktif sebagai seniman dan aktor, Rano justru kerap ikut menari di Monas.
"Ini pertama kali saya kemari. Artinya liat air mancur menari. Kalau ke Monas pernah. Soalnya kemarin-kemarin kemari bukan air mancur yang menari. Kita yang nari," ujar Rano di lokasi.
Rano pun turut menyampaikan salam dari Gubernur Pramono Anung yang tak bisa hadir karena sedang pulang kampung ke Kediri, Jawa Timur. Ia mengaku senang bisa ikut merayakan momen lebaran di Jakarta bersama masyarakat.
"Mudah-mudahan acara malam ini bermanfaat bagi kita semua. Kita isi lebaran kita dengan suka ria bersama-sama menikmati suasana Jakarta," ucapnya.
Lebih lanjut, Rano juga mengingatkan masyarakat untuk kembali bersiap bekerja karena libur lebaran dan cuti bersama akan selesai.
"Mudah-mudahan tanggal 8 April sudah kerja lagi. Artinya kita keras lagi bekerja dan untuk menyambut Jakarta yang usianya sebentar lagi akan 500 tahun," pungkasnya.
Idulfitri di Jakarta Semarak
Baca Juga: Jalan Protokol Jakarta Lengang, Kadishub Sebut Kepadatan Meningkat di Hari Kedua Lebaran
Sebelumnya, pada hari raya Idulfitri 1 April 2025, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyatakan, bahwa suasana Idulfitri tahun ini semarak, terbukti dengan antusiasnya warga bersilaturahim ke kediamannya.
Rano yang mengadakan gelar griya (open house) di kediamannya di Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa, mengatakan dia sampai harus keluar rumah untuk menyapa warga yang datang lantaran keterbatasan ruang acara.
"Alhamdulillah, ini Lebaran kedua. Saya ingin merasakan kebersamaan dengan masyarakat Jakarta," katanya.
Acara ini terbuka untuk semua. "Dan saya senang melihat warga berkunjung serta berbagi cerita tentang suasana Jakarta secara langsung," ujar dia.
Selain masyarakat umum, sejumlah pejabat dan perwakilan komunitas, termasuk Persatuan Penyintas Stroke Indonesia (PPSI), turut hadir saat itu.
Bagi dia, ini sejalan dengan upaya menjadikan Jakarta sebagai kota yang mengedepankan kesetaraan dan keadilan bagi semua kalangan. Misalnya, di Balai Kota terdapat Cafe Disabilitas (Difabis) tempat anak-anak tuna rungu dilatih menjadi barista.
Berita Terkait
-
Jakarta Tak Sepi Lebaran Ini, Bang Doel Ungkap Hikmah Tak Terduga
-
Jalan Protokol Jakarta Lengang, Kadishub Sebut Kepadatan Meningkat di Hari Kedua Lebaran
-
Siap-Siap! Besok Rekayasa Lalu Lintas di Tempat Wisata Jakarta Diberlakukan, Ini Titik-titiknya
-
Air Mata Bang Doel Pecah di Lebaran Betawi: Tradisi Potong Kebo yang Hilang Kini Kembali
-
Margasatwa Ragunan Bidik 600.000 Pengunjung Pada Libur Lebaran 2025
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Pembiayaan dan Pemberdayaan Usaha Ultra Mikro
-
Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI
-
Wajah Baru Museum Kediri, Kini Jadi Pusat Layanan Budaya Terpadu
-
Raih Penghargaan IDX Channel 2026, BRImo Taiwan Jadi Solusi Keuangan Diaspora dan PMI
-
Kasus Dolar Singapura Palsu, Kuasa Hukum Ungkap Janji Imbalan 1.500 SGD Per Lembar