- Jokowi bertemu ulama Abu Bakar Ba’asyir di Solo, menarik perhatian publik
- Amien Rais puji Jokowi terima Ba’asyir, sebut kunjungan itu sebagai dakwah.
- Ba’asyir akui menemui Jokowi untuk memberi nasehat, karena itu kewajiban.
“Saya acungi jempol Pak Jokowi mau menerima kunjungan Dakwah Ustad Ba’asyir itu.
Bahkan, saya terharu Pak Jokowi sambil menjawab salam kepada tamunya dia menunduk dan mencium tangan sang ustad, ini buat saya artinya dalam,” Ungkap Amien.
Ba'asyir dan "Nasehat" untuk Jokowi
Dari pihak Abu Bakar Ba’asyir sendiri, ia mengonfirmasi bahwa kunjungannya ke kediaman Jokowi adalah untuk memberikan nasehat.
“Saya hanya menasehati,” ujar Abu Bakar.
“Orang islam itu wajib menasehati. Rakyat, Pemimpin, dan orang kafir harus dinasehati.”jelasnya.
Pertemuan ini menjadi semakin menarik mengingat rekam jejak Abu Bakar Ba’asyir yang penuh kontroversi.
Sejarah mencatat keterlibatannya dengan jaringan yang disebut terorisme internasional.
Ia pernah ditangkap pada tahun 1983 atas tuduhan menghasut penolakan asas Tunggal Pancasila.
Baca Juga: Bambang Tri 'Jokowi Undercover' Kini Ngaku Butuh Donasi Untuk Bertahan Hidup
Setelah sempat pergi Malaysia pada 1985 bersama Abdullah Sungkar, ia disebut membentuk Jamaah Islamiyah yang menjalin hubungan dengan Al-Qaeda, meskipun Ba’asyir sendiri menampik tuduhan tersebut.
Pemerintah Amerika Serikat bahkan memasukkan nama Ba’asyir sebagai salah satu teroris. Kembali ke Indonesia pada 1999, ia terlibat dalam Majelis Mujahidin Indonesia (MMI).
Beberapa tahun kemudian, pada 2002, ia divonis 1,5 tahun penjara terkait kasus imigrasi.
Ia kembali ditangkap pada 2004 karena dikaitkan dengan kasus Bom Bali I Tahun 2002 dan Bom JW Marriot 2003, yang berujung pada vonis 2,5 tahun penjara.
Setelah bebas, ia mendirikan Jemaah Anshorut Tauhid (JAT).
Pada tahun 2010, Ba’asyir kembali berurusan dengan hukum atas tuduhan membiayai pelatihan militer jaringan teroris di Aceh, dengan vonis 15 tahun penjara pada tahun 2011.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Kebutuhan Lift dan Eskalator Meningkat Seiring Pertumbuhan Properti Modern
-
Lift Rumah Makin Diminati, Hunian Mewah Kini Utamakan Kenyamanan dan Aksesibilitas
-
Mas Dhito Pastikan Pemkab Kediri Siap Kawal Keberhasilan Program Sekolah Rakyat
-
BRI Bantu UMKM "Its Me Time" Asal Sidoarjo Jawa Timur Naik Kelas, Tembus Pasar Global
-
Kenalkan Budaya Betawi Sejak Hari Pertama, MTsN 41 Jakarta Gelar Palang Pintu