- Sebuah unggahan media sosial mengklaim Menkeu Purbaya mengancam Luhut dan Sri Mulyani mengembalikan uang negara.
- Penelusuran fakta menunjukkan tidak ada pernyataan resmi Menkeu mendukung klaim ancaman kepada dua pejabat tersebut.
- Kesimpulan pemeriksaan menyatakan klaim tersebut adalah hoaks karena tidak didukung sumber kredibel atau bukti faktual.
SuaraJakarta.id - Sebuah unggahan yang kini ramai dibagikan di berbagai platform media sosial mengklaim bahwa Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa secara tegas “mengancam” dua tokoh penting pemerintah, Luhut Binsar Pandjaitan dan Sri Mulyani Indrawati untuk mengembalikan uang negara.
Akun Facebook “Kadek Deva” pada Senin (8/12/2025) mengunggah video [arsip] berisi narasi:
“Menkeu Purbay4 4nc4lam LUHVT dan Sri Muly4n1 BIL4 tak mau seCar4 sukarela m3ng3mbalik4n u4ng n3gar4 y9 dik4ntong1 seCar4 pribadi. sel4ma m3nj4bat,
M4ka Purb4ya 4kan BONGK4R 31 d4ta mem4kai hecker dan di 14njut ke p3ng4dil4n dan hvkvm
netizen 9as ik purbay4 jangan t4kut untuk m3mbel4 K3B3N4RAN k4mi r4kyat M3NDUKUNG mu PK?.”
Klaim itu dipenuhi narasi dramatis dan dibuat seolah berasal dari pernyataan resmi pejabat tinggi negara.
Narasi itu kemudian disertai potongan teks dan tampilan yang tampak seperti potongan pernyataan resmi, sehingga tampak meyakinkan di permukaan.
Hingga Selasa (13/1/2026), unggahan telah disukai sekitar 38 ribu akun, dibagikan ulang lebih dari 1.100 kali, serta menuai 2.900-an komentar.
Hasil Penelusuran Fakta:
Tim pemeriksa fakta dari TurnBackHoax.ID / Mafindo menelusuri klaim ini secara menyeluruh dan menemukan hal-hal penting berikut:
Baca Juga: 6 Fakta Penting Broken Strings: Buku Aurelie Moeremans yang Viral dan Mengguncang Publik
- Tidak ada pernyataan resmi dari Kementerian Keuangan atau Purbaya Yudhi Sadewa yang menyatakan hal seperti itu kepada Luhut Binsar Pandjaitan atau Sri Mulyani Indrawati.
- Tidak ada rilis resmi, pidato, atau wawancara media yang menyebutkan ancaman atau ultimatum serupa dari Menkeu terhadap dua pejabat tersebut.
- Media arus utama dan kredibel seperti Kompas, Tempo, Detik, Antara, dan CNN Indonesia tidak pernah melaporkan adanya pernyataan semacam itu.
- Unggahan yang beredar cenderung berasal dari akun tidak terverifikasi atau sumber anonim yang tidak menyertakan tautan atau bukti resmi.
Dari pemeriksaan fakta ini, klaim yang beredar tidak berdasar fakta yang dapat diverifikasi.
Kesimpulan: Hoaks / Informasi Menyesatkan
Klaim bahwa Menkeu Purbaya mengancam Luhut dan Sri Mulyani terkait pengembalian uang negara adalah SALAH dan menyesatkan.
Tidak ada pernyataan resmi, rilis pemerintah, atau liputan media kredibel yang mendukung narasi tersebut. Unggahan yang viral merupakan konten hoaks yang memanfaatkan nama tokoh publik untuk menarik perhatian.
Mengapa Klaim Ini Menyesatkan?
Unggahan semacam ini:
- Memicu disinformasi politik dan opini publik yang salah,
- Mengaburkan konteks hubungan antarpejabat dalam pemerintahan,
- Tidak didukung sumber resmi maupun bukti faktual.
- Isu soal integritas pejabat publik seharusnya dirujuk ke sumber yang sah, seperti rilis resmi pemerintah, pernyataan lembaga negara, atau laporan media besar yang kredibel.
Tips Cek Fakta Sebelum Share
Agar tidak ikut menyebarkan hoaks, lakukan hal berikut:
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Hakim PN Surakarta Tegaskan Ijazah Jokowi Palsu, Begini Faktanya
-
Cek Fakta: Benarkah Kantor Polisi Cina Terbentuk di Morowali & Mendarat di Manado
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Cek Fakta: Klaim Purbaya Penyitaan Uang Korupsi Konglomerat, Ini Faktanya
-
Cak Fakta: Benarkah Menteri Bahlil Wajibkan Ojol Beli Motor Listrik di Tahun 2026?
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Sidang Febrie Adriansyah Berlanjut, Maphi Soroti Dugaan Intervensi Kasus BTS 4G
-
Dari Pilates hingga Padel Tepi Laut, Ini Cara Asyik Isi Akhir Pekan di Pesisir Jakarta
-
Ingin Perbarui Tampilan Rumah? 8 Merek Home and Living Hadir di IDD
-
Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa
-
IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event