"Jadi nanti datanya itu langsung masuk ke Dapodik (Data Pokok Pendidikan). Dan kuotanya nanti langsung dari Kemendikbud. Nah, kami (Disdik) memberikan arahan kepada masing-masing kepala sekolah, dan kepala sekolah itu nanti menugaskan operatornya," jelas Inay.
Sosialisasi ini dilakukan terhitung sejak hari ini, tertanggal 1 sampai dengan 11 September 2020.
Setelah seluruh pelajar terinput didata Dapodik pada Kemendikbud, baru kuota tersebut disalurkan.
Inay menyampaikan kuota internet gratis untuk pelajar tingkatan TK Negeri sebanyak 6, Swasta 815 dengan total keseluruhan 820 sekolah. Sementara SD Negeri sebanyak 358 dan Swasta 301 sehingga totalnya mencapai 659. Kemudian tingkatan SMP Negeri sebanyak 49 dan Swasta 242 dengan total seluruhnya 291.
Baca Juga:Bekasi Tolak Jam Malam, Wali Kota: Kata Jokowi Gas Ekonominya saat COVID-19
"Untuk keseluruhan jumlah pelajar saya belum tahu. Namun yang pasti seluruh pelajar yang terdaftar sekolah itu dapat menerima bantuan kuota gratis itu," pungkasnya.
Sebagaimana diketahui, Mendikbud Nadiem Makarim telah menyiapkan anggaran kuota internet gratis sebesar Rp 7,2 triliun untuk memberikan subsidi kuota internet.
Bantuan kuota internet gratis tersebut diberikan kepada siswa, guru, mahasiswa, dan dosen. rinciannya adalah kuota sebesar 35 GB per bulan bagi pelajar, guru 42 GB per bulan, mahasiswa dan dosen 50 GB per bulan.
Kontributor : Mochamad Yacub Ardiansyah
Baca Juga:Viral Gadis ABG Bekasi Diculik Ondel-ondel, Polisi: Keluarga Lapor Hilang