SuaraJakarta.id - Jumlah liang lahat untuk pemakaman jenazah korban Covid-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur semakin menipis. Diperkirakan jumlahnya hanya mencukupi sampai dua bulan ke depan.
Berdasar pantauan Suara.com di lokasi pada Rabu (10/9/2020) tampak jenazah terus berdatangan untuk dimakamkan. Sejak pukul 09.30 WIB sudah ada paling tidak empat jenazah dimakamkan di liang lahat khusus tersebut.
Nisan-nisan temporer tampak terpasang memadati pemakaman jenazah khusus Covid di TPU Pondok Ranggon ini. Sejumlah petugas terlihat sibuk menggali liang lahat baru yang dipersiapkan untuk mengantisipasi kedatangan jenazah yang lainnya.
Sementara itu tampak dari kejauhan prosesi pemakaman sedang berlangsung. Sejumlah keluarga hanya bisa menyaksikan proses tersebut dari kejauhan.
Baca Juga:Orang Jakarta Diminta Nggak Usah Takut Kehabisan Liang Lahad
Salah satu petugas penggali kubur atau PJLP membenarkan bahwa lahan liang lahat pemakaman jenazah khusus Covid semakin menipis.
Setidaknya lahan pemakaman jenazah khusus Covid di Pondok Ranggon hanya tersisa sampai Oktober 2020 mendatang.
"Lahan tinggal di sini sama di sana. Kira-kira cuma sampai Oktober aja," katanya saat ditemui Suara.com di lokasi, Rabu (9/9).
Menurutnya, ia kekinian hanya fokus melakukan proses penggalian dan penguburan jenazah saja. Terkait antisipasi lahan menipis, ia menyerahkan hal itu ke dinas terkait.
"Intinya sih kami di sini cuma fokus makamin sama gali saja," katanya.
Baca Juga:Sudah Ada 2.623 Jenazah Corona, TPU Pondok Ranggon Bikin Kuburan Baru Lagi
Sisa 1.100 Lubang
Jumlah liang lahat untuk pemakaman pasien Covid-19 yang meninggal di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pondok Ranggon, Jakarta Timur, tersisa 1.100 lubang hingga Jumat (4/9/2020) siang.
Pengelola TPU Pondok Ranggon mengemukakan kuota liang lahat yang tersisa jenazah Covid-19 itu, baik itu korban yang beragama Islam maupun non muslim.
"Lahan kami untuk jenazah Covid-19 tersisa 1.100 lubang makam untuk muslim dan non muslim," ujar Komandan Regu TPU Pondok Ranggon, Nadi (47).
Nadi memprediksi sisa liang lahat tersebut akan habis pada kurang dari dua bulan.
Nadi menghitung jumlah rata-rata jenazah korban Covid-19 yang dimakamkan pada Agustus 2020 berkisar 27-28 jenazah per hari.