Butuh Nyali Besar Urus Jenazah Corona, Adang Enjoy Meski Nyawa Taruhannya

"Ya gimana kalau sudah tugas jalani saja. Bawa enjoy saja."

Agung Sandy Lesmana | Bagaskara Isdiansyah
Rabu, 09 September 2020 | 16:53 WIB
Butuh Nyali Besar Urus Jenazah Corona, Adang Enjoy Meski Nyawa Taruhannya
Petugas pengubur jenazah corona di TPU Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur. (Suara.com/Bagaskara)

SuaraJakarta.id - Perasaan takut tertular virus Corona Covid-19 tak bisa dihilangkan pria bernama Adang. Namun, karena sudah menjadi tugasnya, ancaman penularan virus mematikan asal Wuhan, Tiongkok itu pun lamban laun tak lagi dipusingkan.

Cerita itu disampaikan Adang saat ditemui Suara.com di tempat pemakaman umum (TPU) Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (9/9/2020). Tiap hari tugas pria berusia 40 tahun itu adalah penggali kubur khusus jenaza pasien Corona.

Kepada Suara.com, Adang pun mengaku awalnya takut keluarganya ikut terpapar karena pekerjaannya sebagai penggali kubur. Akan tetapi, Adang kekinian sudah pasrah.

"Awalnya sih takut, miris takut terkena virus, takut tertular keluarga saya, akhir-akhir sih ini kita bawa enak aja sama teman-teman lillahi taalla, bawa enjoy aja," kata Adang.

Baca Juga:Tiap Hari Makamkan Puluhan Jenazah Corona, Hasil Tes Petugasnya Mengejutkan

Sementara itu, Adang mengungkapkan, selama ini juga dirinya tak mendapat halangan dari pihak keluarga dalam menjalankan tugas. Hanya saja memang protokol kesehatan jangan diabaikan.

"Ya gimana kalau sudah tugas jalani saja. Bawa enjoy saja," ungkapnya.

Ia mengatakan, sejak bulan Agustus 2020 ini pekerjaannya kembali dijalani dengan tenaga lebih. Pasalnya intensitas jenazah yang datang terus meningkat.

Hal senada juga disampaikan oleh Rahmat (38), petugas PJLP penggali kubur jenazah corona di TPU Pondok Ranggon. Pada awal proses pemakaman jenazah covid pertama diakuinya sempat timbulkan rasa khawatir.

"Awal takut sendiri malah. Maret awal-awal takut sendiri," tuturnya.

Baca Juga:Kondisi TPU Pondok Ranggon Terbaru, Petugas Sibuk Gali Liang Lahat

Namun Rahmat mengaku bisa mengakali dirinya agar tetap aman dari virus corona. Salah satunya dengan rajin-rajin mandi sebelum dan sesudah menjalankan tugas.

"Gimana biar safety, mandi dulu di sini. Kami  mandi pakai apa saja yang ada. Sunlight (sabun cuci piring) kita pakai, detol. Pulang sampai rumah mandi lagi," ujarnya.

Lebih lanjut, keduanya berharap agar pandemi Covid-19 terutama di Indonesia bisa mereda. Ia mengimbau agar masyarakat tetap mentaati protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak