facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

5 Fakta Sekda DKI Jakarta Saefullah Meninggal Positif Corona Kemarin

Pebriansyah Ariefana Kamis, 17 September 2020 | 07:00 WIB

5 Fakta Sekda DKI Jakarta Saefullah Meninggal Positif Corona Kemarin
INFOGRAFIS: Sekda DKI Jakarta Saefullah Meninggal Dunia

Kepergian sekda Saefullah menyisahkan banyak cerita baik dari berbagai kalangan.

Saefullah sendiri diketahui sudah terpapar virus corona sejak lebih dari satu pekan lalu. Bahkan ia juga mengalami komplikasi karena ada serangan jantung.

"Beberapa hari ini ada jantung, serangan jantung. Pak gubernur langsung datangkan alat tercanggih, terbaik yang dimiliki di RS Harapan Kita beberapa hari lalu," tuturnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Widyastuti juga mengatakan Saefullah meninggal dunia karena shock sepsis irreversible dengan ARDS bagi pasien terkonfirmasi Covid-19. Ia sempat mendapatkan perawatan intensif di RSPAD Gatot Soebroto.

"Bapak Saefullah meninggal karena shock sepsis irreversible dengan ARDS, yaitu kerusakan pada jaringan paru akibat infeksi COVID-19, sehingga menyebabkan gagal napas yang tidak dapat diperbaiki. Hal ini karena tidak bisa terjadi pertukaran oksigen yang memadai," jelasnya.

Baca Juga: Anies Kenang Saefullah: Paling Rajin Bagi Suplemen Kesehatan saat Corona

4. Alami Kerusakan Jaringan Paru Akibat Covid-19

Sekda DKI Jakarta Saefullah (Kolase foto/Suara.com)
Sekda DKI Jakarta Saefullah (Kolase foto/Suara.com)

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Widyastuti menyebut virus Corona Covid-19 telah merusak jaringan paru-paru Sekda DKI Jakarta Saefullah.

Akibatnya, Sekda DKI Saefullah meninggal dunia pada, Rabu (16/9/2020), setelah mendapat perawatan intensif di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat.

Widyastuti memaparkan bahwa Saefullah meninggal karena shock sepsis irreversible dengan ARDS bagi pasien terkonfirmasi Covid-19.

"Bapak Saefullah meninggal karena shock sepsis irreversible dengan ARDS, yaitu kerusakan pada jaringan paru akibat infeksi Covid-19," ujar Widyastuti dalam keterangan tertulis, Rabu (16/9/2020).

Baca Juga: Doakan Kepergian Sekda DKI Saefullah, Wapres: Beliau Sosok Pribadi Saleh

Akibat dari kerusakan jaringan paru, Saefullah mengalami gagal dalam pernapasan. Kerusakan ini tak bisa diperbaiki hingga akhirnya Saefullah meninggal dunia.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait