Direncanakan Dimas bakal menjalani operasi pengambilan benda asing pada 25 September nanti dengan menggunakan teknologi FACE dengan alat bronskoskopi.
"Mohon doanya moga-moga kegiatan pengambilan gotrinya dilaksanakan lancar, aman, dan sesuai rencana," ujarnya.
Sementara itu, korban lainnya yakni Maulana, supir mobil dinas milik ANTV sudah menjalani rawat jalan bersama istrinya. Mereka melakukan kontrol kesehatan ke bagian bedah plastik dan polskiatri.
Saat kejadian, Maulana dianiaya oleh oknum anggota TNI yang melintas di Jalan Raya Bogor, Jakarta Timur. Bahkan telinganya pun sempat tertembak oleh senjata dan akhirnya dilarikan ke rumah sakit.
Baca Juga:Serbu Polsek Ciracas, Prajurit TNI yang Ditetapkan Tersangka Jadi 66 Orang