Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Temukan Kejanggalan soal Kaburnya Napi Asal China, Desmond: Aneh bin Ajaib

Rizki Nurmansyah Rabu, 23 September 2020 | 16:54 WIB

Temukan Kejanggalan soal Kaburnya Napi Asal China, Desmond: Aneh bin Ajaib
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Desmond Junaidi Mahesa usai meninjau lokasi pelarian napi asal China, Cai Changpan, di Lapas Klas 1 Tangerang, Rabu (23/9/2020). [Suara.com/Irfan Maulana]

"Jadi keluarnya itu dari dalam kamarnya dia. Di bawah kasur," kata Desmond.

SuaraJakarta.id - Komisi III DPR RI menduga adanya keterlibatan oknum Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Klas 1 Tangerang terkait kaburnya narapidana (napi) asal China, Cai Changpan alias Antoni, pekan lalu.

Sebab, para anggota dewan sulit untuk mempercayai bahwa seorang napi dapat menggali terowongan hingga menembus keluar Lapas seorang diri.

Hal tersebut dikatakan oleh Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Desmond Junaidi Mahesa, saat meninjau ke Lapas Klas 1 Tangerang bersama anggota dewan lainnya, Rabu (23/9/2020).

Menurutnya, banyak kejanggalan terkait kaburnya napi asal China tersebut. Saat meninjau, baik di luar maupun dalam Lapas tidak terdapat tanah bekas galian.

"Tidak mungkin orang menggali bekas tanahnya gak ada. Kita lihat tanahnya ga ada, tidak mungkin orang yang memecahkan keramik kalau keramik tidak ditemukan, itu juga tidak ditemukan," ujarnya.

Diketahui, rombongan Komisi III DPR RI meninjau lokasi pelarian terpidana mati berusia 54 tahun itu. Lokasi pertama di luar Lapas.

Tepatnya di depan sebuah rumah kontrakan di Jalan Veteran, RT 003 RW 4 Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, di gang samping kiri Lapas.

Kemudian lokasi kedua di dalam Lapas. Tepatnya di kamar tempat napi asal China itu ditahan di Blok D Lapas Klas 1 Tangerang.

"Jadi keluarnya itu dari dalam kamarnya dia. Di bawah kasur," kata Desmond.

Lubang pelarian napi asal China, Cai Changpan, dari Lapas Klas 1 Tangerang. [Ist]
Lubang pelarian napi asal China, Cai Changpan, dari Lapas Klas 1 Tangerang. [Ist]

Politisi dari partai Gerindra ini telah meminta kepada Polda Metro Jaya untuk mengusut tuntas kasus pelarian Cai. Dia meminta semua pihak yang terlibat segera ditindak.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait