Mengejutkan Putusan Dewan Pers Najwa Shihab Wawancara Kursi Kosong Terawan

Seharusnya Relawan Jokowi sebagai pelapor berdiskusi terlebih dahulu dengan Dewan Pers sebelum melakukan pelaporan kepada kepolisian.

Pebriansyah Ariefana
Selasa, 06 Oktober 2020 | 20:50 WIB
Mengejutkan Putusan Dewan Pers Najwa Shihab Wawancara Kursi Kosong Terawan
Najwa Shihab memakai jersey Arsenal. (instagram.com/najwashihab)
Cuitan warga Malaysia sola video Najwa menanti Terawan. - (Twitter/@MALAYSIAVIRALL)
Cuitan warga Malaysia sola video Najwa menanti Terawan. - (Twitter/@MALAYSIAVIRALL)

Najwa Sihab juga dianggap melakukan cyber bullying terhadap Menteri Kesehatan Terawan.
Karena narasumber tidak hadir kemudian diwawancarai dan dijadikan parodi. Silvia menganggap parodi tersebut merupakan tindakan yang tidak boleh dilakukan kepada pejabat negara, khususnya menteri.

"Dalam KUHP Perdata dan Pidana ketika bicara dengan jurnalistik memang kami memakai UU pers tetapi juga dilaporkan secara perdata dan pidana melalui pengadilan atau kepolisian. Ketika sama-sama mentok kita ke dewan pers, untuk meminta arahan," terang Silvia.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini