"Kami memadamkan manual, warga semua pada bawa ember dan segala macam yang berisi air untuk menyiram api," ungkapnya.
Suyanto mengakui, upaya itu tidak membuahkan hasil apa-apa. Api dengan cepat mulai merambat ke sebelah rumah sisi kanan dan kiri.
"Namun, beruntung tidak lama pemadam kebakaran sudah tiba di lokasi sehingga tidak terlalu meluas api. Ada beberapa mobil pemadam langsung menyiramkan titik api," tuturnya.
"Warga juga masih membantu tim pemadam melakukan pemadaman. Akhirnya tidak lama, api mulai padam. Kemudian, tim pemadam langsung mengevakuasi korban," sebutnya.
Baca Juga:Satu Keluarga Tewas Terbakar saat Tidur, Kondisi Baju Para Korban Utuh
Suyanto menyatakan, satu keluarga yang menjadi korban itu bisa di evakuasi pemadam ke luar. Saat di evakuasi korban sudah dalam keadaan tewas.
"Jenazah korban satu keluarga ini sekujur tubuhnya hitam. Tapi baju yang dikenakan tidak terbakar. Makanya sepertinya korban kehabisan oksigen karena lama didalam," paparnya.
"Yang menjadi korban hanya lima orang satu keluarga. Sementara tetangga sebelahnya berhasil menyelamatkan diri. Jadi total ada tiga rumah yang terbakar, satu rumah yang hangus dan sisanya tidak," lanjutnya.
Pantauan SuaraJakarta.id, di lokasi, warga hingga kerabat dari keluarga korban terus ramai berdatangan pada pukul 10.00 WIB.

Jenazah satu keluarga korban kebakaran itu dimandikan di rumah tetangga.
Baca Juga:Rumah Terbakar saat Tidur, Satu Keluarga di Kabupaten Tangerang Meninggal
Sementara, rumah korban yang hangus karena amukan si jago merah dipugari garis polisi.