"Setiap saya di penjara itu pasti pas hari raya (Idul Fitri). Saya menangis saat mendengar takbir. Saat di penjara di tahun 2019 itu, saya sudah membulatkan tekad untuk bertaubat," tegas Pak Ko.

Dukungan Keluarga
Di samping muncul dari lubuk hatinya paling dalam untuk bertaubat, kisah Pak Ko yang kembali ke jalan yang benar juga banyak dipengaruhi anggota keluarganya.
Yeni, istri Pak Ko, mengaku bahagia melihat suaminya telah bertobat.
Baca Juga:Dapat Hidayah, Bos Judi Besar di Indonesia Bertobat dan Mau Pergi Baitullah
Sebagai seorang istri, Yeni berharap apa yang menjadi keinginan Pak Ko, yaitu ingin pergi berhaji dan umrah dapat terlaksana dengan baik.
"Keputusan ini di luar dugaan saya sebagai istri. Saya juga selalu berdoa saat malam hari. Saat suami ingin hijrah, saya dan anggota keluarga juga diajak ngobrol sebanyak 4-5 kali," tuturnya.