- Kondisi rumah tangga setelah Lebaran sering berat karena asisten rumah tangga belum kembali bekerja seperti biasa.
- Strategi penting adalah menurunkan standar kebersihan dan memilih menu masakan yang lebih praktis dan sederhana.
- Mengatur ritme harian, melibatkan seluruh keluarga, serta memanfaatkan alat rumah tangga dapat membantu mengelola beban tugas.
SuaraJakarta.id - Lebaran memang telah usai, tetapi bagi banyak rumah tangga, tantangan justru baru dimulai. Ketika asisten rumah tangga (ART) belum kembali, rutinitas harian pekerjaan rumah mendadak terasa lebih berat.
Dapur lebih sibuk, cucian menumpuk, dan pekerjaan kecil yang biasanya tak terasa kini datang bertubi-tubi. Situasi ini sering disebut sebagai “kiamat kecil” di rumah. Namun dengan strategi yang tepat, semuanya tetap bisa dikendalikan.
Berikut tujuh cara sederhana yang bisa membantu Anda bertahan tanpa ART:
1. Turunkan standar, bukan menyerah
Baca Juga:Lebaran Asyik di Jakarta: Keliling Dunia dalam Satu Kawasan, Tanpa Macet-macetan Keluar Kota
Rumah tidak harus selalu sempurna. Fokus pada hal yang penting seperti kebersihan dasar dan kenyamanan. Menurunkan standar sementara justru membantu menjaga kewarasan di tengah rutinitas yang berubah.
2. Pilih masakan sederhana
Di dapur, menu praktis menjadi penyelamat. Tidak perlu banyak variasi, cukup satu hidangan yang cepat dan efisien. Energi yang tersisa bisa digunakan untuk hal lain yang tak kalah penting.
3. Biasakan langsung beres
Pekerjaan rumah terasa berat karena menumpuk. Kebiasaan langsung mencuci piring setelah makan atau merapikan setelah digunakan bisa mencegah beban membesar di akhir hari.
Baca Juga:Jadwal Imsak Jakarta 20 Maret 2026: Batas Sahur di Akhir Ramadan, Catat Waktu Subuh Hari Ini
4. Libatkan semua anggota keluarga
Tanpa ART, rumah bukan lagi tanggung jawab satu orang. Semua anggota keluarga perlu ikut berperan. Bahkan tugas kecil sekalipun bisa sangat membantu jika dilakukan bersama.
5. Manfaatkan alat yang ada
Peralatan seperti mesin cuci, rice cooker, atau vacuum cleaner menjadi “asisten baru” di rumah. Memaksimalkan alat yang ada bisa menghemat banyak waktu dan tenaga.
6. Atur ritme harian
Tanpa bantuan, semua harus lebih terstruktur. Menentukan waktu khusus untuk mencuci, memasak, dan membersihkan rumah akan membuat semuanya lebih terkendali.