Manajer Ditembak Satpam, Keluarga: Hanif Tak Pernah Hina Nabi Muhammad

Hanif disebutkan cukup sering mengunggah postingan religius di akun Facebook miliknya.

Pebriansyah Ariefana | Hernawan
Jum'at, 06 November 2020 | 17:22 WIB
Manajer Ditembak Satpam, Keluarga: Hanif Tak Pernah Hina Nabi Muhammad
Ilustrasi lokasi penembakan. [Suara.com/Muhammad Yasir]

SuaraJakarta.id - Seorang manajer bank, Malik Imran Hanif ditembak mati oleh satpamnya di bank tersebut. Hanif dituduh menghina Nabi Muhammad.

Namun keluarga Hanif membantahnya. Saudara laki-laki Hanif yang melaporkan kasus ini ke polisi, mengatakan Hanif dan Nawaz telah berselisih cukup lama.

"Penjaga itu biasa datang terlambat dan Hanif memarahinya dan menegurnya," kata saudara laki-laki Hanif.

Menurut saudara laki-laki yang tak disebutkan namanya itu, Hanif tidak pernah terlihat melecehkan Nabi Muhammad.

Baca Juga:Sambil Duduk, Satpam Tembak Manajer Dituduh Hina Nabi Muhammad

"Dia menggunakan tuduhan penisataan untuk melindungi dirinya sendiri. Keponakan saya tidak pernah menghina Nabi (Muhammad) dan kami tidak memiliki hubungan dengan Ahmadiyah," tuturnya.

Hanif pada 26 Oktober, beberapa hari sebelum diserang, memperbarui foto profil akun Facebook-nya dengan pesan yang menunjukkan dukungan terhadap gerakan boikot Prancis yang menentang publikasi kartun Nabi Muhammad.

Ilustrasi lokasi penembakan. [Suara.com/Muhammad Yasir]
Ilustrasi lokasi penembakan. [Suara.com/Muhammad Yasir]

Kata-kata dalam foto profil itu berbunyi, "Aku cinta Muhammad. Nabiku kehormatanku".

Hanif disebutkan cukup sering mengunggah postingan religius di akun Facebook miliknya.

Penembakan itu di sebuah bank di daerah Quaidabad, Khushab, Pakistan. Di sana tempat Nawaz dan Hanif bekerja.

Baca Juga:DOORR!!! Satpam Tembak Manajer Bank karena Hina Nabi Muhammad

Hanif ditembak saat tengah berdiri di meja kerjanya. Ahmed Nawaz, tembak Hanif sambil duduk.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak