Ingin PPKM Lebih Ketat, Wagub DKI Bakal Libatkan Ormas Awasi Masyarakat

Riza juga mengakui penerapan PPKM selama ini sejak 11 Januari lalu kurang efektif seperti yang dikatakan Presiden Joko Widodo.

Dwi Bowo Raharjo | Fakhri Fuadi Muflih
Rabu, 03 Februari 2021 | 13:58 WIB
Ingin PPKM Lebih Ketat, Wagub DKI Bakal Libatkan Ormas Awasi Masyarakat
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria berbincang dengan Direktur Perumda Pasar Jaya Arief Nasrudin usai mengecek penerapan protokol kesehatan di Pasar Palmerah, Jakarta Barat, Sabtu (20/6/2020) (ANTARA/Laily Rahmawaty)

SuaraJakarta.id - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menginginkan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) diperketat. Pemprov DKI nantinya akan melibatkan pihak lain seperti Organisasi Masyarakat (Ormas).

Riza mengatakan, keterlibatan Ormas dan elemen masyarakat lainnya dilakukan untuk meningkatkan pengawasan pada pelaksanaan PPKM. Mereka akan membantu Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mengawasi penerapan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19.

"Nanti tokoh-tokoh masyarakat, ormas, organisasi kepemudaan, dan masyarakat bisa dilibatkan bersama sama untuk melakukan pemantauan dan pengawasan," ujar Riza di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (3/2/2021).

Riza juga mengakui penerapan PPKM selama ini sejak 11 Januari lalu kurang efektif seperti yang dikatakan Presiden Joko Widodo. Karena itu, perlu pengawasan yang lebih ketat dalam penerapannya agar bisa memutus mata rantai penularan.

Baca Juga:Viral! Bukan di Gedung DPR, Pemuda Ini Suarakan Aspirasinya di Lampu Merah

Salah satu caranya dengan menggencarkan operasi yustisi untuk menjaring masyarakat yang melanggar protokol kesehatan.

"Untuk itu ke depan di periode ketiga itu nanti kita harapkan PPKM bisa meningkatkan operasi yustisi, penambahan aparat," jelasnya.

Tak hanya Ormas, Riza berharap Kapolri baru Jendral Listyo Sigit Prabowo menambah petugasnya untuk diterjunkan saat operasi yustisi.

"Ya mudah mudahan dengan hadirnya Bapak Kapolri yang baru akan lebih banyak lagi meningkatkan jumlah aparat yang dihadirkan dan juga intensitas daripada operasi yustisi," pungkasnya.

Baca Juga:Apa itu Jateng di Rumah Saja yang Berlaku 6-7 Februari 2021?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak