Vaksinasi Guru Membeludak di Tangsel, Panitia: Dokter Juga Capek

Membeludaknya peserta vaksinasi Covid-19 lantaran adanya penambahan kuota dari guru-guru yang sebelumnya tertunda melakukan vaksinasi.

Rizki Nurmansyah
Rabu, 10 Maret 2021 | 14:33 WIB
Vaksinasi Guru Membeludak di Tangsel, Panitia: Dokter Juga Capek
Ratusan guru mengantre vaksinasi Covid-19 di SMPN 11 Kota Tangsel, Rabu (10/3/2021). [Suara.com/Wivy]

SuaraJakarta.id - Pelaksanaan vaksinasi guru di SMPN 11 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) membeludak. Akibatnya, ratusan guru mengantre panjang dan mengabaikan jaga jarak.

Kondisi tersebut dibenarkan oleh salah salah seorang penanggung jawab dari Dinas Pendidikan Siti Maemanah.

Menurutnya, membeludaknya peserta vaksinasi Covid-19 lantaran adanya penambahan kuota dari guru-guru yang sebelumnya tertunda melakukan vaksinasi.

"Hari ini emang antreannya panjang banget. Karena emang jumlah gurunya (banyak). Tadi pagi sebetulnya agak lengang. Terus hari ini tiba-tiba banyak, karena memang ada tambahan kuota paling 300-an. Dan membeludaknya di siang," katanya ditemui di SMPN 11 Kota Tangsel, Rabu (10/3/2021).

Baca Juga:Jokowi: Dengan Vaksinasi Seniman Bisa Terlindungi dari Covid-19

Siti Maemanah pun mengaku khawatir dengan membeludaknya peserta vaksinasi hingga mengabaikan jaga jarak.

"Khawatir sebenarnya, tapi kita sedang berusaha mengurai. Soalnya di sana dipakai buat OPD, kan ada dua lokal di sana, dari Dinkes kan kita enggak boleh gabung ke sana sebelum OPD selesai," katanya sambil menunjuk tempat vaksin di salah satu sudut sekolah.

Maemanah menyebut ada delapan ruang vaksinasi yang digunakan. Serta ada lima ruang untuk transit.

Dari pagi hingga siang, diperkirakan sudah ada seribu lebih guru yang mengisi daftar vaksinasi.

Sebelum divaksin, para guru dari sekolah negeri dan swasta itu mengantre terlebih dahulu mengisi daftar hadir di pintu masuk.

Baca Juga:Sebelum Vaksinasi Covid-19, Hindari Konsumsi Makanan Berminyak

Usai mengantre, kemudian mereka harus mengantre kembali di lapangan untuk masuk ke ruangan transit dan menunggu giliran.

"Sistemnya, bisa baris di mana aja, bebas aja. Setelah masuk ruang transit nanti isi nama. Di ruang vaksin nanti ada dokter yang manggil nama. Misalnya butuh tiga orang, ya tiga orang masuk ke ruang vaksin. Jadi giliran, biar adil. Kalau langsung ke atas, kasian dokternya," paparnya.

Ratusan guru mengantre vaksinasi Covid-19 di SMPN 11 Kota Tangsel, Rabu (10/3/2021). [Suara.com/Wivy]
Ratusan guru mengantre vaksinasi Covid-19 di SMPN 11 Kota Tangsel, Rabu (10/3/2021). [Suara.com/Wivy]

Senada dikatakan salah seorang penanggungjawab dari Dinas Kesehatan Kota Tangsel dr Aprilia Krisliana.

Ia membenarkan adanya penumpukan peserta vaksinasi guru hingga mengabaikan jaga jarak.

"Iya, karena kondisi aja ya. Ini juga kita lagi koordinasikan dulu. Ya kan karena sasarannya juga bertambah, kan banyak. Untuk satu lokasi ditargetkan 1.000 peserta," ungkapnya.

April yang juga menjabat Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Tangsel mengaku, khawatir kerumunan itu menjadi klaster baru penyebaran Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak