“Kalau pasar boleh berkerumun tp kalau sekolah gak boleh. Apa bedanya,” kata salah satu warganet.
“Hadew…. gimana gak tambah banyak kasusnya kalo tempat belanja di bebasin begini,giliran mudik di larang,” komentar warganet yang lainnya.
![Suasana antrean penumpang KRL memadati Stasiun Tanah Abang, Jakarta, Minggu (2/5/2021). [Suara.com/Dian Latifah]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/05/02/24338-pengguna-stasiun-tanah-abang-membludak.jpg)
“Ya giliran mudik di larang-larang padahal setahun sekali ketemu ibu/ kerabat di kampung.. aneh,” tulis yang lain.
“Yang penting gak mudik,” celetuk seorang warganet lain.
Baca Juga:Ditemani Anies, Jokowi Tinjau Vaksinasi Pelaku Usaha di Thamrin City
“Wis jenuh rakyat, kebijakan selalu paradoks, hasilnya rakyat jadi cuek dan abai,” kata seorang warganet.
“makanya adil dalam bertindak… kok mudik dilarang.. mall buka kagak dilarang,” komentar warganet yang lain.
“Yang penting gak mudik, dalam kota aman,” tulis seorang warganet lain.