"Dia merasa sakit, 'Tapi saya tahan sakit itu. Sakitnya di bagian kepala. Saya tahan karena takut ayah (aniaya) lebih parah'. Setelah itu bermain, sampai kondisinya tenang kita ajak istirahat," ungkapnya sambil mengingat perkataan korban.
Menjelang istirahat, korban, lanjut Tita, mencari dan menanyakan ayahnya. KB takut, ayahnya tak tahu keberadaan dirinya dan khawatir bakal dimarahi lagi.
"Sampai tengah malam korban nanya ayahnya di mana, mungkin khawatir ya. Dia takut ayahnya nyari dia dan takut kalau ayahnya nggak tahu kalau korban ada di Polres, takut diomeli lagi," terang Tita.
Perlahan, Tita menggali informasi lebih dalam terkait kekerasan yang dialami korban. Korban akhirnya mengaku bahwa dia dicekik dua kali dan dua kali dijambak.
Baca Juga:Psikis Anak Korban Aniaya Ayah di Tangsel Mulai Pulih, Diasuh Sementara Kapolres
"Dia ngaku sakit sedikit, tapi nggak nangis sama sekali. 'Tapi saya tahan tante, takut papah marah. Mau nangis pun ditahan'. Itu terlalu dewasa anak itu menyikapi ayahnya yang lagi marah," papar Tita, terharu.
Usai diamankan, korban selalu menanyakan keberadaan ayahnya. Bahkan meski sudah beberapa hari di Polres Tangsel, bocah lima tahun itu masih menannyakan ayah yang tega menganiayanya.
Tita mengungkapkan, korban selalu mengaitkan aktivitas apapun dengan ayahnya. Mulai dari makanan hingga mainan. KB, kata Tita, selalu menceritakan keseharian saat bersama ayahnya.
"Setiap hari dia selalu menanyakan ayahnya, ayahnya ke mana. Terus perihal makan, dia suka telor ceplok dan ayam goreng yang biasa dimasakin ayahnya. Pas kita ajak jalan, dia cerita pernah diajak jalan sama papanya, pernah duduk di depan kemudi sambil dibilangin 'Kalau KB sudah gede belajar nyetir ya'. Jadi dia selalu menceritakan keseharian bersama ayahnya," beber Tita.
Selama diasuh olehnya, korban sangat menyukai boneka Barbie dan pakaian serba pink. Saat diajak jalan-jalan oleh musisi Adie MS pun korban dibelikan banyak mainan Barbie.
Baca Juga:Soroti Kasus Ayah Aniaya Anak, Kak Seto Beri Catatan Merah Bagi Pemkot Tangsel
"Pas diajak main ke Aeon sama Pak Adie MS wah korban senang banget, dibeliin banyak mainan Barbie sama kuda pony. Jadi bisa mengalihkan rasa sakit dari yang dia alami," ungkap Tita sambil membayangkan wajah ceria korban usai mendapat mainan.