SuaraJakarta.id - Pelaku pelecehan seksual di Musala Al Amin, Jatinegara, Jakarta Timur, memanfaatkan situasi para jemaah yang sedang khusuk melaksanakan Salat Asar.
Belakangan diketahui pelaku bernama Marzuki, berusia 41 tahun melakukan perbuatan bejatnya itu pada Jumat (46/2021) kemarin.
Seorang saksi yang memergoki peristiwa pelecehan tersebut Sutina (50) menuturkan, sebenarnya situasi di musala saat itu sedang ramai jemaah laki-laki. Namun karena Salat Asar sedang berlangsung, situasi menjadi lengang.
Keadaan itulah yang dimanfaatkan pelaku untuk bisa naik ke lantai dua, tempat salat bagi jemaah perempuan.
Baca Juga:Pelaku Pelecehan Seksual Terhadap Jamaah Wanita di Musala Jatinegara Ditangkap
“Itu posisi ramai. Jemaah laki-laki ramai di bawah penuh sampai ke belakang, di atas cuma berempat, karena Salat Asar jadi sepi. Kalau Salat Zuhur biasanya ramai di atas,” katanya saat ditemui Suara.com di Jatinegara, Sabtu (5/6/2021).
Sutina pun mengatakan, dia memergoki kejadian itu, karena posisinya yang agak mundur ke belakang dari posisi saf korban perempuan. Ketika itu, Sutina juga sedang melangsung ibadah salat.
“Perasaan di samping ibu ada orang. Jadi ibu nggak fokus, tapi Ibu tetap salat saja. Pas ibu lihat ke samping, ibu tahu (lihat) banget, itu kelaminya menempel di mukena perempuan (korban),” jelas Sutina.
Karena melihat pemandangan yang tidak pantas itu, Sutina membatalkan salatnya dan langsung berteriak.
“Kok lu laki-laki di atas, ngapain? Kan laki-laki di bawah, teriak ibu. Pada saat itu alat kelaminnya kelihatan. Dia pakai sarung, celananya ditaruh di kotak amal,” jelasnya.
Baca Juga:Kronologi Aksi Bejat Pria Lecehkan Wanita Lagi Salat Ashar di Musala Jatinegara
Mengetahui dirinya tertangkap basah, pelaku yang panik pun mencari celananya. Ketika itu, Sutina berteriak kembali mengancam pelaku untuk dilaporkan.