Ia mengakui permintaan ini didasari oleh melonjaknya kasus angka aktif Covid-19 di Kota Bandung.
Permintaan Isi ulang yang meningkat ini tak sebanding dengan jumlah ketersediaan likuid.
Sebab, lanjut Diri, pabrik membatasi pengisian ulang oksigen ke tabung berukuran besar (6 kubik) terhadap setiap agen.
Oleh karena itu, kini pihaknya terpaksa menaikkan harga isi ulang oksigen sebesar Rp 10.000.
Baca Juga:Soal Indikasi Penimbunan Tabung Oksigen Covid-19, Polisi Bilang Begini