Studi: Banyak Milenial Tunda Pernikahan karena Sibuk Cari Duit

Survei milenial yang menunda pernikahan ini terangkum dalam penelitian Pew Research, Gallup, dan hasil survei Jakpat.

Pebriansyah Ariefana
Senin, 02 Agustus 2021 | 07:35 WIB
Studi: Banyak Milenial Tunda Pernikahan karena Sibuk Cari Duit
Ilustrasi pernikahan (Shutterstock)

SuaraJakarta.id - Sebuah studi mengungkapkan banyak milenial tunda pernikahan karena sibuk cari uang. Mereka ingin menikah dengan kecukupan finansial.

Survei milenial yang menunda pernikahan ini terangkum dalam penelitian Pew Research, Gallup, dan hasil survei Jakpat.

Banyak generasi milenial atau generasi Y yang memilih menunda pernikahan. Para ahli menyebutkan pernikahan bukan lagi prioritas utama kalangan muda milenial usia 20-an.

Dilansir Solopos.com, studi yang dilakukan Pew Research menemukan sedikitnya ada 26 persen generasi milenial yang menunda pernikahan.

Baca Juga:Heboh, Rizky Billar dan Lesti Kejora Diam-Diam Dikabarkan Sudah Menikah Siri

Menurut penelitian, hampir 70 persen pemuda milenial masih lanjang atau tidak terlalu memikirkan kisah percintaan di hidupnya.

ilustrasi milenial (vectorstock)
ilustrasi milenial (vectorstock)

Ada banyak hal yang menjadi alasan kaum milenial tunda menikah. Hal tersebut mulai dari karier, faktor ekonomi, dan menghindari perceraian.

Ada pula yang memilih untuk hidup dalam kebebasan sebelum benar-benar memutuskan untuk membina rumah tangga.

Generasi milenial lebih fokus ke pendidikan juga karier sebelum memutuskan untuk menikah.

Dengan terlalu fokus atau sibuk meraih pendidikan terbaik dan mencapai karier tertinggi, sebagian besar generasi milenial lupa untuk fokus pada kisah cinta.

Baca Juga:Nyesek, Viral Kisah Cewek Gagal Nikah Padahal Persiapan Sudah 80 Persen

Ilustrasi Pernikahan (Pexels/Jonathan Borba)
Ilustrasi Pernikahan (Pexels/Jonathan Borba)

Studi lain yang dilakukan Gallup menyebutkan pernikahan masih menjadi hal yang dianggap penting kaum milenial.

Namun, mereka masih menundanya dengan alasan menunggu bertemu orang yang benar-benar tepat.

Sedangkan Jakpat sempat melakukam survei pada Oktober 2018 lalu.

Sebagaimana dikutip dari laman blog.jakpat.net, survei tersebut melibatkan 1.903 responden dari beberapa kota di Indonesia yang berasal dari berbagai rentang usia, pendidikan dan status pernikahan.

Dari 776 responden yang masih lajang, 38,1 persen responden menganggap pernikahan adalah pilihan dan bukan kewajiban.

Namun, mereka tetap merencanakan untuk menikah dalam jangka waktu lima tahun ke depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak