Pengusaha Jakarta Diculik dan Dibawa ke Madiun, Pelaku Minta Uang Tebusan Rp 5 Miliar

Keluarga korban baru mentransfer uang tebusan Rp 10 juta.

Rizki Nurmansyah
Jum'at, 06 Agustus 2021 | 16:04 WIB
Pengusaha Jakarta Diculik dan Dibawa ke Madiun, Pelaku Minta Uang Tebusan Rp 5 Miliar
Ilustrasi penculikan dan penyekapan.

SuaraJakarta.id - Tindak penculikan dan penyekapan dialami seorang pria asal Jakarta yang berprofesi sebagai pengusaha. Pelaku meminta uang tebusan hingga miliaran rupiah.

Pelaku penculikan berjumlah empat orang. Korban disekap di mobil Toyota Fortuner miliknya.

Mereka menculik, menyekap, dan membawa korban dari Jakarta hingga ke Madiun, Jawa Timur.

Hal itu disampaikan Kasatreskrim Polres Madiun AKP Ryan Wira Raja Pratama dikutip dari Solopos.com—jaringan Suara.com—Jumat (6/8/2021).

Baca Juga:Setelah Empat Kali Minus, Pertumbuhan Ekonomi DKI Melesat 10,91 Persen

"Para penyandera ini sudah tiga hari menyekap korban di mobil. Jadi dibawa keliling. Hingga akhirnya sampai di Madiun," kata Ryan.

Penyekapan bermula ketika korban berinisial HH janjian transaksi jual beli mobil dengan seseorang di wilayah Cibubur, Jakarta.

Setiba di lokasi, bukan penjual mobil yang datang, malah korban langsung diculik dan disekap.

Korban disekap di mobil Fortuner berpelat nomor B 1540 BJR. Selama dalam penculikan, korban mengaku dipukuli hingga babak belur.

Korban juga ditusuk pisau di beberapa bagian tubuhnya. Kedua tangan korban juga diborgol.

Baca Juga:Positif COVID-19 di Jakarta Barat Turun 453 Kasus

“Itu mata korban sampai hitam bengap. Korban juga ditusuk pakai pisau. Bajunya kena darah semua,” ungkap Ryan.

Para pelaku penculikan meminta uang tebusan senilai Rp 5 miliar kepada keluarga korban. Namun, keluarga korban baru mentransfer uang tebusan Rp 10 juta.

Korban dibawa keliling menggunakan mobil tersebut. Setiap kali beristirahat, kata Ryan, para pelaku bergantian menunggu korban di mobil.

Kabur dari Penculikan

Setibanya di wilayah Desa Pajaran, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, pada Rabu (4/8/2021) keempat pelaku turun dari mobil.

Situasi itu dimanfaatkan korban yang awalnya berada duduk di belakang langsung menuju ke kursi kemudi.

Korban pun menancap gas mobil tersebut hingga menabrak satu mobil boks di wilayah Pajaran. Saat kejadian itu banyak warga yang melihat dan menduga sebagai tabrak lari.

Korban pun mengemudi mobil itu dengan kencang hingga akhirnya tiba di wilayah Kabupaten Nganjuk.

“Ada warga yang lapor ke Polsek Saradan. Kemudian petugas mengejarnya. Dan akhirnya korban ditangkap polisi Nganjuk dan diamankan di Mapolres Nganjuk,” kata dia.

Selanjutnya, korban dilimpahkan ke Polres Madiun. Dari situ baru diketahui bahwa pria tersebut adalah korban penyekapan.

Polisi kemudian mengejar para pelaku penyekapan itu dan berhasil menangkap tiga dari empat orang pelaku.

“Mereka ditangkap di wilayah Nganjuk dan Ngawi. Yang satu belum tertangkap,” tutur Ryan.

Saat ini, penyidik masih meminta keterangan lebih lanjut dari korban. Selain itu, para pelaku penculikan juga masih diperiksa petugas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak