facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Sejarah Keramat Tajug di Tangsel dan Pendakwah Islam Putra Sultan Ageng Tirtayasa

Rizki Nurmansyah Rabu, 06 Oktober 2021 | 18:05 WIB

Sejarah Keramat Tajug di Tangsel dan Pendakwah Islam Putra Sultan Ageng Tirtayasa
Makam TB Muhammad Atif bin Sultan Ageng Tirtayasa yang dipusarakan di Keramat Tajug, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). [Ist]

Proses Keramat Tajug menjadi cagar budaya menempuh jalan yang panjang.

Ketika pulang ke Banten dan mendapati perseturuan antara Sultan Ageng Tirtayasa dengan Sultan Haji, TB Muhammad Atif memilih tidak memihak. Kemudian Sultan Ageng Tirtayasa memerintahkannya untuk kembali ke Cilenggang bersama adiknya Ratu Ayu dan menetap di Cilenggang.

Di Desa Cilenggang, TB Muhammad Atif aktif menyebarkan agama Islam. Kala itu kebanyakan penduduk desa masih beragama Hindu. Beliau menggunakan metode "ngerauk" dalam menyebarkan ajaran Islam, di mana mengunjungi banyak pesantren dengan berjalan kaki antara satu pesantren dengan yang lainnya.

TB Muhammad Atif menetap di Desa Cilenggang sampai akhir hayatnya dan dimakamkan di Keramat Tajug, Kelurahan Cilenggang, Serpong, Tangsel.

Makam Tubagus Muhammad Atif bin Sultan Ageng Tirtayasa. [Ist]
Makam Tubagus Muhammad Atif bin Sultan Ageng Tirtayasa. [Ist]

Makam TB Muhammad Atif bin Sultan Ageng Tirtayasa berada di dalam bangunan berdenah persegi yang lantainya dilapisi keramik dan marmer. Sedangkan atapnya merupakan gabungan konstruksi kolom beton dan kayu.

Baca Juga: Jalan Panjang Keramat Tajug Jadi Cagar Budaya di Tangsel

Bangunan ini menyediakan fasilitas bagi para peziarah yang datang, di sisi barat bangunan cungkup makam terdapat sebuah mushala.

Di dalam cungkup, makam TB Muhammad Atif dipisahkan lagi oleh tembok dengan akses pintu di selatan, berdenah persegi tanpa atap. Di dalam tembok ini makam berada.

Wisata Religi di Tangsel

Kondisi jirat makam telah berubah dengan keramik yang di atasnya terlapisi dengan kain menutup makam.

Nisan sisi utara dan selatan berbentuk gada dengan dasar persegi, tinggi 30 cm dengan dimensi dasar 11 x 11 cm. Dasar nisan tertanam, terdapat guratan-guratan vertical melancip ke atas.

Baca Juga: Lengkap! Aturan PPKM Level 3 Tangsel, Berlaku 5-18 Oktober 2021

Di atas dasar nisan berupa badan nisan dengan denah lingkaran, semakin ke atas semakin membesar dan denahnya menjadi segi delapan seperti bunga yang mekar. Di atas dasar segi delapan terdapat pahatan sulur-sulur seperti tali yang saling melengkung.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait