"Kita pastikan semua persiapan tempat-tempat karantina, seperti sebelumnya," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota, Senin (20/12/2021).
"Juga menyiapkan rumah sakit, berbagai fasilitasnya, tenaga kesehatan, tempat tidur, tempat karantina semua sudah disediakan," lanjutnya.
![Petugas keamanan berjalan di Rumah Susun Nagrak, Cilincing, Jakarta Utara, Senin (21/6/2021). [ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/06/21/13212-rusun-nagrak-dioperasikan-untuk-rawat-pasien-otg-covid-19.jpg)
Pemprov DKI, lanjut Riza, akan mengikuti kebijakan yang menjadi keputusan Satgas COVID-19 terkait antisipasi penyebaran Omicron.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mempersiapkan Rusun Nagrak Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, sebagai tempat karantina 10 hari bagi WNI maupun Pekerja Migran Indonesia (PMI) untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan tempat karantina.
Baca Juga:Wisma Atlet Lockdown, Pemprov DKI Siapkan Rusun Nagrak untuk Karantina WNI dari LN
Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto mengatakan, Rusun Nagrak akan disiapkan beberapa tower untuk antisipasi pasien jika di Wisma Atlet dan Rusun Pasar Rumput penuh.
"Rusun Nagrak itu ada 3.500 tempat tidur. Itu per Senin (20/12) bisa dioperasionalkan," kata Suharyanto.