Arlan mengakui, pekerjaan Tugu Pamulang molor dari waktu yang ditargetkan yang harusnya rampung 31 Desember 2021. Tetapi baru selesai pada Januari 2022.
"Pekerjaan ini nggak tepat waktu sebenarnya. Ada hambatan untuk pemasangannya. Kalau untuk pengadaan material tepat waktu, untuk pemasangannya saja yang mundur satu minggu karena terkendala cuaca," bebernya.
Nantinya, tugu yang berada di bundaran Universitas Pamulang itu bakal menjadi aset Pemprov Banten. Anggaran perawatan pun disiapkan sebesar Rp 50 juta per tahun.
Selain itu, Pemprov Banten juga bakal menambah toa atau pengeras suara di Tugu Pamulang yang akan berbunyi setiap adzan waktu shalat.
Baca Juga:Pemotor Jatuh dari Flyover Pesing, Hukum Adopsi Boneka Arwah
"Pak gubernur minta suara adzan di sini, kan religius. Meski dekat masjid ya nggak papa, kan orang lagi jalan bisa dengar suara adzan di tengah kesibukannya," tutup Arlan.
Gubernur Banten Wahidin Halim usai meresmikan Tugu Pamulang dengan desain baru di Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), Sabtu (8/1/2022). [SuaraJakarta.id/Wivy Hikmatullah]
Tugu Pamulang dengan desain baru yang diresmikan Gubernur Banten Wahidin Halim di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Sabtu (8/1/2022). [SuaraJakarta.id/Wivy Hikmatullah]
Kontributor : Wivy Hikmatullah
Baca Juga:Pensiunan Kepala Dinas Jadi Korban Penipuan Modus Sedekah, Tabungan Rp 250 Juta Dikuras