alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Begini Skenario Disdik DKI Terkait PTM Jika PPKM Jakarta Kembali Naik ke Level 3

Rizki Nurmansyah Selasa, 11 Januari 2022 | 21:42 WIB

Begini Skenario Disdik DKI Terkait PTM Jika PPKM Jakarta Kembali Naik ke Level 3
Sejumlah murid mengikuti Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pondok Labu 01, Jakarta, Senin (3/1/2022). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

PTM saat ini adalah PTM dengan kapasitas 100 persen saat status PPKM DKI Jakarta Level 2.

SuaraJakarta.id - Dinas Pendidikan DKI Jakarta telah menyiapkan skenario terkait Pembelajaran Tatap Muka (PTM) bila status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Ibu Kota kembali naik ke Level 3.

"Jika wilayah DKI memasuki PPKM Level 3 maka skenario PTM diubah menjadi seperti pada tahun 2021," kata Kepala Bagian Humas Disdik DKI Jakarta, Taga Radja Gah, Selasa (11/1/2022).

Pada pelaksanaan PTM pada 2021 lalu, jadwal pembelajaran hanya dilaksanakan tiga hari, Senin, Rabu dan Jumat. Sedangkan kapasitas kelas dibuka hanya 50 persen, serta pembelajaran hanya empat jam.

Untuk metode pembelajaran dilakukan campuran, yakni sebagian di rumah dan sebagian tatap muka.

Baca Juga: Ahok Masuk Radar Bakal Cagub DKI Jakarta, Gembong PDIP: Keputusan di DPP

"Tapi kalau PPKM Level 4, sesuai petunjuk teknis dan Surat Keputusan Bersama Empat Menteri (SKB 4 Menteri), semua pembelajarannya online," katanya.

Sedangkan PTM saat ini adalah PTM dengan kapasitas 100 persen saat status PPKM DKI Jakarta Level 2.

Terkait temuan kasus positif COVID-19 yang menimpa salah satu pelajar di SMA Negeri 71 Jakarta, Taga menjelaskan, pelaksanaan PTM 100 persen masih tetap berlangsung.

Hanya saja, PTM di sekolah itu dihentikan sementara selama lima hari untuk kegiatan disinfektan dan kembali menerapkan pembelajaran daring.

Ia belum memastikan apakah pelajar kelas XII jurusan IPA IV tersebut mengidap varian Omicron atau tidak.

Baca Juga: Ahok, Gibran, dan Risma Masuk Bursa Cagub, Ini Persiapan PDIP DKI untuk Pilkada 2024

"Di dalam hasil pemeriksaan Dinkes tidak disebutkan variannya, jadi saya belum lihat hasil swab-nya, belum lihat keterangan variannya," katanya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait