Ruben mengatakan pihaknya sudah mengantongi identitas otak utama dalam kasus pembunuhan ini.

"Mudah-mudahan dalam waktu dekat kami bisa mengungkap. Tim juga masih di lapangan dan melakukan penyelidikan lebih lanjut dan melakukan pengembangan," kata dia.
Seperti diketahui, teka-teki kematian Ficky Firlana perlahan mulai terungkap. Berawal saat polisi menangkap MYL di kawasan Tangerang.
Kepada polisi, MYL mengaku disuruh oleh seseorang untuk menghabisi nyawa Abun.
"Dari interogasi yang kami lakukan awal, bahwa pelaku ini tidak mengenal dengan korban. Tidak ada hubungan dengan korban, sehingga kami menduga bahwa pelaku ini ada yang memerintahkan, untuk melakukan pembunuhan terhadap korban," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi Susianto kepada wartawan di Polres Metro Jakarta Selatan, Jumat (11/2/2022) kemarin.
Dari hasil penyelidikan, pelaku diiming-imingi sejumlah uang. Bahkan sebagian uangnya sudah diterimanya.
"Pelaku mendapatkan bayaran dari orang yang menyuruh untuk melakukan tindakan tersebut. Bahkan perintahnya sudah jelas, untuk menghabisi," ungkap Budhi.
Budhi belum dapat mengungkap nominal uang yang diterima pelaku, karena masih dalam proses penyelidikan.
"Sedang kami dalami, karena harus kami kroscek dengan orang yang menyuruh. Jadi pengakuannya tidak bisa sepihak, tapi akan kami kroscek semuanya," kata dia.
Untuk menghabisi nyawa korban, pelaku menikamnya dengan sebuah gunting. Disebutkan benda tajam tersebut diberikan oleh aktor yang menyuruh pelaku.