Rosyik mengaku hingga saat ini belum dapat memastikan sampai kapan pelayanan publik secara tatap muka ini dihentikan.
Ia mengatakan, pelayanan tatap mua akan kembali dilakukan jika angka Covid khususnya di Jakarta Barat, mereda.
"Belum kita pastikan, tapi terus monitor perkembangan Covid-nya. Apabila sudah turun, kita akan buka layanan, tapi kalau masih fluktuatif naik turun, kita belum beranilah," tuturnya.
Kontributor : Faqih Fathurrahman
Baca Juga:Pandemi yang Tak Berujung, Geliat Ekonomi Pabrik Tahu di Jakbar Terhenti, Karyawan Alih Profesi