Sebut Anies Tak Hargai Ide Orang, Ketua DPRD DKI: Beliau Menjadi Gubernur, Otaknya Jadi Presiden

Saat ditanya apakah Anies hanya menjalankan visi gubernur saja atau ingin ada perbedaan dari gubernur sebelumnya, Prasetyo menilai tidak.

Rizki Nurmansyah | Ummi Hadyah Saleh
Selasa, 22 Februari 2022 | 22:34 WIB
Sebut Anies Tak Hargai Ide Orang, Ketua DPRD DKI: Beliau Menjadi Gubernur, Otaknya Jadi Presiden
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi. [Suara.com/Stephanu Aranditio]

SuaraJakarta.id - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi menyayangkan sikap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang dianggapnya tak menghargai kerja yang telah dilakukan oleh gubernur sebelumnya.

Prasetyo pun mencotohkan soal pembangunan Ruang Publik Terpadu dan Ramah Anak (RPTRA) yang merupakan program unggulan era Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Namun kini berganti nama Taman Maju Bersama.

"Saya enggak ngerti itu Taman Maju Bersama. Kalau RPTRA kan paling gampang. Hal-hal seperti itu enggak bisa menghargai ide orang. Selalu mengatakan dia (Anies) yang paling benar," ujar Prasetyo yang dikutip Suara.com di akun YouTube Total Politik, Selasa (22/2/2022).

Pratsetyo juga mencontohkan soal Taman Kalijodo yang direvitalisasi menjadi ikon Jakarta. Namun, kata dia, Taman Kalijodo juga saat ini terbengkalai dan tidak terawat.

Baca Juga:Anies Baswedan Tanpa Jabatan Publik Disebut Bakal Lebih Leluasa, Pengamat: Elektabilitasnya Bukan Hanya Terjaga

"Soal Kalijodo, coba lihat sekarang, kembali ke asal muasalnya lagi. Padahal dulu kita mengeksekusi itu untuk tempat ikon baru, orang bisa main di situ. Itu kan sekarang berantakan lagi. Kayak begitu saja enggak bisa menjaga. Ini kan harus dihormati juga pemerintahan sebelumnya yang membuat. Pokoknya yang penting asal beda, ya repot," tutur Prasetyo.

Saat ditanya apakah Anies hanya menjalankan visi gubernur saja atau ingin ada perbedaan dari gubernur sebelumnya, Prasetyo menilai tidak.

Namun, ia menyebut Anies jabatannya gubernur, namun otaknya menjadi Presiden.

"Kalau saya bilang enggak ada pemikiran seperti itu juga. Beliau itu menjadi gubernur, otaknya jadi presiden, itu ya repot," kata Prasetyo.

Lebih lanjut, Politisi PDI Perjuangan itu mengatakan, dirinya berbicara apa adanya.

Baca Juga:Beban Berat Duet Anies-RK di Pilpres 2024: Elektabilitas, Partai dan Ongkos Pemilu

Pasalnya, kata Prasetyo, gubernur dan Ketua DPRD levelnya sama dan sama-sama dipilih rakyat, sehingga harus ada kebersaman antara DPRD dan Pemprov DKI.

"Saya ini terbuka kok, saya ngomong apa adanya. Ini saya merasakan. Gubernur sama Ketua DPRD kan sama levelnya. Sama-sama dipilih rakyat, satu megang eksekutif, satu megang DPRD. Lah kalau ini enggak ada kebersamaan, bagaimana?" pungkas Prasetyo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak