Pantauan Suara.com di lokasi, rolling door warung di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) tertutup rapat.
Elinda juga mengatakan, semenjak peristiwa penganiayaan itu terjadi warung lapo-lapo di sekitar memang diminta tutup hingga satu pekan oleh pengurus RT setempat. Kemungkinan baru kembali buka Selasa (26/7) besok.
"Mungkin masih pada takut, karena pelaku kan sempat ancam-ancam setelah kejadian," ungkapnya.
Baca Juga:Wartawan Raja Ampat Pos Tewas Dikeroyok di Kramat Jati, Pelaku Diduga Ayah dan Anak