Tangis Anak Berkebutuhan Khusus Korban Pencabulan di Taman Sari Pecah, Melihat Pelaku Hadir Secara Daring di Persidangan

Sidang korban pelecehan seksual di PN Jakbar yang merupakan anak berkebutuhan khusus, SY (14) pecah saat persidangan karena meliha pelaku dari tayangan zoom.

Chandra Iswinarno | Faqih Fathurrahman
Senin, 26 September 2022 | 16:30 WIB
Tangis Anak Berkebutuhan Khusus Korban Pencabulan di Taman Sari Pecah, Melihat Pelaku Hadir Secara Daring di Persidangan
Ilustrasi korban pelecehan seksual. SY anak berkebutuhan khusus menangis di persidangan PN Jakbar saat melihat pelaku yang hadir secara daring. (Unsplash/Zohre)

Dia mengungkapkan bahwa kemaluan anaknya mengalami rasa sakit yang luar biasa. Kemudian, ia membawa anaknya ke rumah sakit untuk visum. Namun saat itu pihak rumah sakit mengaku tidak bisa langsung melalukan visum lantaran syarat untuk visum harus ada laporan pihak kepolisian.

Pihak keluarga pun melaporkan hal itu ke Polsek Tamansari. Namun pihak Polsek mengarahkan laporan tersebut ke Polres Metro Jakarta Barat untuk bisa langsung ditangani oleh Unit Perlindungan Anak.

"Saya ke rumah sakit, di situ gak bisa kalau visum gak pakai laporan polisi. Jadi langsung lapor ke Polsek Tamansari. Di sana gak bisa, kita harus ke Polres, malamnya langsung ke Polres langsung ditangani perlindungan anak, kita diantar ke Tarakan," jelasnya.

Baca Juga:Cegah Aksi Bullying, Disdik Jabar Optimalkan Program Ini

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini