SuaraJakarta.id - Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono meyakini nantinya semua fraksi akan mendukung penuh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta di bawah komando Penjabat (Pj) Gubernur DKI terpilih Heru Budi Hartono. Ia menyebut tak ada partai yang akan menjadi oposisi dalam pemerintahan ibu kota.
Gembong mengatakan Heru akan mendapatkan dukungan penuh karena seluruh fraksi mengusulkan nama Heru saat penentuan usulan kandidat calon Pj Gubernur dari DPRD DKI. Nama Heru pun masuk menjadi tiga sosok yang diajukan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kepada Presiden Joko Widodo.
"Semua fraksi pasti akan berubah posisi. Begini, Pak Heru itu kan saat ini mendapatkan dukungan dari sembilan fraksi yang ada di DPRD DKI Jakarta," ujar Gembong saat dikonfirmasi, Senin (10/10/2022).
"Dalam konteks menghadirkan pak heru untuk menjadi Pj itu, itu mendapatkan usulan dari sembilan fraksi. Artinya semua fraksi mengusulkan beliau sebagai Pj," katanya menambahkan.
Baca Juga:Kapan Duet Anies-AHY Dideklarasikan? Putra Sulung SBY Bilang Begini
Kendati demikian, ia menyebut masih ada kemungkinan ada fraksi yang berbalik menjadi oposisi dan menyerang pemerintahan yang dipimpin Heru. Alasan yang paling memungkinkan adalah Kepala Sekretariat Presiden itu tak menjalankan tugasnya dengan baik sebagai Pj Gubernur.

"Jadi masih koma, memberikan dukungan walau 99 persen berikan dukungan, tapi masih koma kalau Pak Heru menjalankan sesuai dengan aturan yang ada," ucapnya.
Sebenarnya, kata Gembong, Heru tinggal menjalankan pemerintahan ibu kota sesuai dengan Rencana Program Daerah (RPD) DKI Jakarta tahun 2023-2026 dan membuat skala prioritas yang akan dikerjakan selama menjabat. Jika diterapkan, maka semua fraksi akan memberikan dukungan penuh.
"Nah skala prioiritasnya ditunggu oleh sembilan fraksi kan gitu loh, pak Heru, mana dulu yang mau dieksekusi."
Baca Juga:Eks Jubir PSI ke Pengganti Gubernur DKI: Tugas Heru Berat, Anies Tak Lakukan Apapun