Penumpang TransJakarta Keluhkan Saldo Terpotong 2 Kali Usai Sistem Baru, Wagub DKI Bilang Ini

Wagub DKI meminta manajemen JakLingko dan TransJakarta terus memperbaiki diri agar memberikan kenyamanan bagi pelanggan.

Rizki Nurmansyah
Selasa, 11 Oktober 2022 | 16:44 WIB
Penumpang TransJakarta Keluhkan Saldo Terpotong 2 Kali Usai Sistem Baru, Wagub DKI Bilang Ini
Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. (Suara.com/Fakhri Fuadi)

SuaraJakarta.id - Wakil Gubernur (Wagub DKI) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria membantah ada pemotongan saldo uang elektronik pelanggan TransJakarta sebanyak dua kali setelah penerapan kebijakan pindai kartu saat masuk (tap in) dan keluar halte (tap out).

"Tidak ada yang bayar dua kali, sejauh yang saya tahu tidak mungkin bayar dua kali," kata Wagub DKI di Balai Kota Jakarta, Selasa (11/10/2022).

Menurut dia, kebijakan itu dilakukan untuk penerapan sistem transportasi terintegrasi.

"Dengan sistem terintegrasi ini kami harus tahu perjalanan orang, dari mana ke mana itu satu sistem yang sangat baik, mengintegrasikan," kata Riza.

Baca Juga:Heru Budi Dilantik Jadi Pj Gubernur DKI 17 Oktober, Wagub Riza: Jakarta Insya Allah Akan Lebih Baik Lagi

Wagub DKI meminta manajemen JakLingko dan TransJakarta terus memperbaiki diri agar memberikan kenyamanan bagi pelanggan.

Sebelumnya, PT JakLingko Indonesia selaku anak usaha BUMD DKI yang mengintegrasikan sistem transportasi umum hingga pembayaran, memberlakukan kebijakan satu kartu satu penumpang saat keluar halte atau non halte (Non BRT) mulai Selasa (4/10).

Akibat belum tersosialisasi dengan masif, kebijakan itu menyebabkan antrean panjang di sejumlah halte di Jakarta di antaranya Harmoni, Tosari hingga Halte Gatot Subroto Jamsostek yang tergolong memiliki kapasitas ruangan kecil.

Selain itu, sejumlah pelanggan juga mengeluhkan saldo di uang elektronik mereka terpotong dua kali ketika masuk dan keluar, meski pada sebelumnya sudah melakukan pindai keluar.

"Saldo saya terpotong saat masuk dari Halte Pejaten dan begitu juga saat keluar di halte Balai Kota, terpotong lagi saldonya saat hari pertama berlaku," katanya.

Baca Juga:Sebentar Lagi Lengser, Wagub Riza Dinilai Punya Kans Besar Jadi DKI 1 di 2024

Sejumlah pelanggan juga menyampaikan keluhannya terkait saldo terpotong dua kali melalui akun media sosial Twitter @PT_Transjakarta.

"Kebetulan saya hari ini satu kali perjalanan kena dua kali potong (tap in-tap out) padahal hari sebelumnya juga sudah tap out," kata warganet Indah Permata Sari melalui @permataaasariii pada Rabu (5/10).

Terkait keluhan itu, TransJakarta melalui akun Twitter resminya meminta pelanggan yang saldonya terpotong dua kali untuk menghubungi layanan pelanggan.

"Sahabat TiJe, jika kamu sudah tap out di perjalanan sebelumnya, namun saldo mu tetap terpotong dua kali di perjalanan yang sama, silahkan hubungi Customer Care JLI @jaklingkoindonesia (PT JakLingko Indonesia) di nomor WA 0812-6000-1440," demikian keterangan TransJakarta melalui Twitter @PT_Transjakarta, Rabu (5/10). [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak