Rencana Busuk dan Jebakan Podcast Rudolf Tobing Bunuh Icha Gegara Sakit Hati

Setelah korban tewas, Rudolf membawa mayat Icha menggunakan troli dalam kondisi terbungkus plastik hitam dan ditumpuk bantal serta tas.

Rizki Nurmansyah | Muhammad Yasir
Senin, 24 Oktober 2022 | 17:45 WIB
Rencana Busuk dan Jebakan Podcast Rudolf Tobing Bunuh Icha Gegara Sakit Hati
Christian Rudolf Tobing (36), tersangka pembunuh Icha yang mayatnya ditemukan di kolong Tol Becakayu. (ist)

Sewa Pembunuh Bayaran dan Main Trading Binomo

Sementara Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Indrawienny Panjiyoga mengatakan, selain laptop Rudolf turut merampas beberapa barang berharga milik Icha lainnya.

Hal ini dilakukan untuk modal menyewa pembunuh bayaran yang rencananya akan ditugasi membunuh H selaku target utamanya.

"Jadi barang-barang milik korban, seperti laptop, ponsel, ATM, uang, perhiasan emas diambil oleh tersangka," jelas Panji.

Baca Juga:Skenario Licik Eks Pendeta usai Bunuh Teman Wanita di Apartemen Green Pramuka, Rudolf Sebut Icha Tewas Akibat Asma

Adapun total uang yang diambil Rudolf Tobing sebesar Rp 30 juta. Senilai Rp 4 juta di antaranya dipakai tersangka untuk main trading Binomo.

Eks pendeta Christian Rudolf Tobing, pembunuh mayat terbungkus plastik hitam di kolong tol Becakayu. (Suara.com/M Yasir)
Eks pendeta Christian Rudolf Tobing, pembunuh mayat terbungkus plastik hitam di kolong tol Becakayu. (Suara.com/M Yasir)

'Kamu di Kubu Mana?'

Panji sebelumnya juga mengungkap percakapan terakhir antara tersangka Rudolf dengan Icha. Mulai dari rencana membunuh H--target utama pembunuhan--hingga pertanyaan terkait pelaporan ke polisi.

Sejumlah pertanyaan itu disampaikan Rudolf kepada Icha yang telah dalam keadaan tak berdaya terikat di atas kursi. Pertama, Rudolf bertanya kepada Icha soal posisi keberpihakannya.

"Tersangka bertanya kepada korban kamu ada di kubu mana? Saya atau H?" tutur Panji.

Baca Juga:Terkuak! Usai Bunuh Icha, Eks Pendeta Muda Rudolf Tobing Pakai Uang Korban untuk Main Trading Binomo

Dalam keadaan tertekan, Icha menjawab berada di kubu Rudolf. Setelah menerima jawaban tersebut, Rudolf meminta Icha menyerahkan seluruh uangnya untuk modal menyewa pembunuh bayaran.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini