Gerindra Ungkap 770 Ribu Warga Jakarta Masih BAB Sembarangan, Begini Reaksi Dinkes DKI

"...Artinya saat ini kita tahu kebiasaan membuang pampers, itu kan termasuk bagian dari (membuang kotoran sembarangan)."

Agung Sandy Lesmana | Fakhri Fuadi Muflih
Kamis, 10 November 2022 | 17:02 WIB
Gerindra Ungkap 770 Ribu Warga Jakarta Masih BAB Sembarangan, Begini Reaksi Dinkes DKI
Ilustrasi -- Gerindra Ungkap 770 Ribu Warga Jakarta Masih BAB Sembarangan, Begini Reaksi Dinkes DKI.

"Menurut data dari Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta pada tahun 2021, menyebutkan bahwa masih ada 770 ribu 
warga Jakarta yang buang air besar sembarangan (BABS) atau open defecation," ujar Thopaz di gedung DPRD DKI, Rabu (9/11/2022).

Open defecation ini artinya kegiatan buang air besar di luar ruangan toilet yang tak memiliki jaringan sanitasi. Lokasinya seperti di sungai atau kali, semak-semak, perkebunan, hutan, parit, hingga jalanan.

Sebagai solusinya, Thopaz meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberikan Penyertaan Modal Daerah (PMD) tambahan untuk Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pengolahan Air Limbah (PAL) Jaya. Tujuannya agar PAL Jaya bisa menambah tanki septic atau septic tank komunal di tempat yang masih marak BABS ini.

"Untuk itu, perlu penguatan anggaran pada Perumda PAL Jaya yang dialokasikan dalam penyediaan tangki septik Komunal bagi kawasan pemukiman padat penduduk dan kumuh."

Baca Juga:Pemerintah Tetapkan 12 Kelurahan di Jakarta Barat Sudah Bebas BAB Sembarangan

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini