Jelang Pengosongan SDN Pocin 1, Puluhan Orang Tua Murid Lakukan Aksi Protes Tolak Perubahan Jam Belajar

Puluhan orang tua murid melakukan aksi protes jelang pengosongan Sekolah Dasar Pondok Cina 1, Depok, pada Minggu.

Diana Mariska | Faqih Fathurrahman
Senin, 12 Desember 2022 | 12:19 WIB
Jelang Pengosongan SDN Pocin 1, Puluhan Orang Tua Murid Lakukan Aksi Protes Tolak Perubahan Jam Belajar
Orang tua murid gelar aksi protes jelang pengosongan Sekolah Dasar Pondok Cina 1, Depok. (Istimewa)

SuaraJakarta.id - Puluhan orang tua murid melakukan aksi protes jelang pengosongan Sekolah Dasar Pondok Cina 1, Depok, pada Minggu (11/12/2022) dan menuntut pemerintah kota menyiapkan ruang kelas baru agar jam masuk sekolah para siswa tidak terganggu.

Kuasa hukum orang tua siswa SDN Pondok Cina 1, Francine Widjojo, mengatakan protes yang dilakukan oleh orang tua siswa terkait pemindahan sekolah SDN Pondok Cina 1 ke SDN Pondok Cina 3 dilatari perubahan jam belajar para siswa menjadi siang hari, yang akan berakibat pada berkurangnya waktu belajar.

Francine menuturkan bahwa jika dipindahkan ke SDN Pondok Cina 5, kegiatan belajar para siswa akan dilangsungkan pada pukul 14.00 hingga 17.00. Sebelumnya, mereka bersekolah dari jam 07.00 hingga setengah 13.30 siang. Usai jam sekolah selesai, siswa juga masih bisa mengikuti kegiatan ekstrakulikuler.

"Jadi, waktu pendidikan yang terpangkas jadi lebih banyak," katanya saat dikonfirmasi, Senin (12/12/2022).

Francine justru mempertanyakan langkah pemerintah Depok yang terkesan terburu-buru dalam pengosongan bangunan ini. Seharusnya, Pemkot Depok mempersiapkan kelas terlebih dahulu untuk anak-anak yang akan direlokasi.

"Sebetulnya, orang tua murid tidak keberatan untuk dipindah. Tetapi, tolong disiapkan dulu tempat relokasinya supaya ruang kelas mencukupi, karena kalau mereka dibagi jadi kelas siang di sana, berati ada indikasi ruang kelas tidak mencukupi," jelasnya.

Menurutnya, jika Pemkot Depok memprioritaskan pengosongan terlebih dahulu ketimbang ruang kelas yang bakal menampung para siswa, hal itu keliru.

Orang tua siswa bersedia untuk direlokasi jika sarana dan prasarana untuk belajar mengajar sudah benar-benar siap.

"Iya, tolong, dong, jangan prioritaskan pengosongan dulu, tetapi ruang kelas diprioritaskan dulu dengan baik terutama di Pocin 5 yang menjadi penggabungan," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak