Dia bersyukur, anaknya itu ditemukan dalam kondisi baik dan tak mendapat perlakuan buruk. Meski begitu, WS tetap khawatir dengan aksi penculikan tersebut.
Usai dibawa pulang, korban NA kemudian bercerita bahwa saat pulang sekolah dia dijemput oleh dua orang yang merupakan rekan dari oknum guru sekaligus wali kelas NA.
"Anak saya ditelpon gurunya G, katanya disuruh nyusulin ayahnya ke Bandung terus udah dipesenin taksi online lalu dibawa ke Bogor. Anak saya nurut aja dan dibawa sama dua orang di dalam mobil yang nggak dikenal," papar WS.
Sementara itu, pelaku G mengaku, bahwa tak melakukan apapun kepada siswanya yang diculik itu. Bahkan, G mengaku diminta seseorang untuk membawa NA ke Bogor.
Baca Juga:Kronologi Guru di Tangsel Culik Muridnya yang Berkebutuhan Khusus, Dibawa ke Bogor
"Kalau nolonginnya telat, mungkin jam 1 malamnya sudah dibawa sama orang lain. Katanya G juga disuruh orang," ungkap WS.
Kontributor : Wivy Hikmatullah