Dari Lapangan ke Kebijakan: Menyusun Strategi Pemulihan Pasca Bencana

Bencana banjir Sumatera yang terjadi baru-baru ini jadi perhatian serius pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Rully Fauzi
Jum'at, 12 Desember 2025 | 13:55 WIB
Dari Lapangan ke Kebijakan: Menyusun Strategi Pemulihan Pasca Bencana
Monitoring dan evaluasi bencana Sumatera Barat. [dok.pribadi]
Baca 10 detik
  • Presiden Prabowo memerintahkan seluruh kementerian/lembaga fokus pada penanganan bencana banjir Sumatera dan menghentikan kegiatan seremonial; BP Taskin mengikuti instruksi tersebut.

  • BP Taskin melakukan monitoring dan evaluasi pascabencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar untuk mengumpulkan data kerusakan serta dampak kemiskinan, termasuk koordinasi dengan gubernur, DPRD, BPBD, dan pemerintah kabupaten/kota.

  • BP Taskin menegaskan perannya dalam penanganan pascabencana dan pengentasan kemiskinan, agar dampak banjir tidak meningkatkan kemiskinan ekstrem serta tetap mendukung target nasional 0% pada 2026 dan penurunan kemiskinan 4,5% pada 2029.

SuaraJakarta.id - Bencana banjir Sumatera yang terjadi baru-baru ini jadi perhatian serius pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Presiden menginstruksikan kepada seluruh jajaran kabinet atau Kementerian Lembaga untuk berkonsentrasi kepada daerah yang dilanda bencana, serta menghentikan seluruh kegiatan yang bersifat seremonial.

Tidak terkecuali Badan percepatan pengentasan kemiskinan Republik Indonesia (BP Taskin) mengikuti dan menjalankan instruksi Presiden tersebut.

Dalam menjalankan instruksi Presiden tersebut, BP Taskin berupaya sedemikian rupa untuk tetap menjalankan tugas dan fungsinya sesuai perpres 163. Dimana, tugas dan fungsi BPTaskin dalam hal kebencanaan adalah mendokumentasi, menghitung dampak kemiskinan paska bencana.

Keterlibatan BP Taskin tentu bukan pada fase tanggap darurat, melainkan pada tahap paska tanggap darurat.

Fase pasca tanggap darurat tersebut, tentu diikuti dengan kegiatan kolekting informasi dan data terkait kerusakan fasilitas umum dan harta benda dari warga yang terdampak.

Berkaitan dengan hal tersebut, Pimpinan BP Taskin dan wakilnya, Budiman Sudjatmiko dan wakil kepala Iwan Sumule menginstruksikan kepada jajaran untuk melakukan kegiatan monitoring dan evaluasi  dalam rangka mengumpulkan data serta informasi di ketiga provinsi yang tertimpa bencana yaitu, Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera barat.

Di Sumatera Barat, BP Taskin mengirimkan tiga orang tenaga ahli (tenaga profesional). Tenaga ahli tersebut adalah Samson, Agung Nugroho dan Fachria.

Kedatangan tiga orang tenaga ahli tersebut berkoordinasi dengan pemangku kepentingan di level provinsi dan kabupaten atau kota. Pemilihan daerah untuk dilakukan kunjungan tersebut adalah daerah yang masuk kategori menuju normal, dimana sesuai dengan tujuan serta tugas dan fungsi BP Taskin.

Tim BP Taskin Sumatera Barat bertemu dan berkoordinasi dengan Gubernur Mahyeldi.

Gubernur menyampaikan kebutuhan perbaikan jaringan listrik dan telekomunikasi serta alat berat untuk  normalisasi sungai akibat endapan lumpur pasca banjir. Tidak lupa penanganan pemenuhan kebutuhan dasar.

Tim juga bertemu dengan Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Nanda Satria, di mana Nanda menyebutkan pentingnya mengenai bencana di Sumatera Barat, Pemerintah Provinsi Sumbar agar segera mengambil langkah kongkret, taktis dan terukut dalam penggunaan Belanja Tidak terduga (BTT) guna mempercepat penanganan pascabencana banjir dan longsor yang melanda diberbagai wilayah.

Dan, sekaligus memberi contoh di Kota Padang,  bahwa banjir besar yang melanda dalam beberapa hari terakhir tidak hanya merendam ribuan rumah warga dan memutus akses jalan, tetapi juga memunculkan ancaman serius terhadap sanitasi lingkungan di wilayah terdampak, khusus di Kelurahan Cupak Tengah, Kecamatan Pauh, mengenai sanitasi yang cukup parah.

Koordinasi terakhir di level provinsi dilakukan bersama dengan Kalaksa BPBD Sumatera Barat, Era Sukma untuk melakukan kolekting data terkait bencana. Termasuk meminta masukan dan arahan daerah kabupaten atau kota yang dapat dikunjungi sesuai dengan tujuan kedatangan tim BP Taskin.

Pasca pertemuan dengan pemangku pentingan di level provinsi, tim kemudian melanjutkan pertemuan dengan BPBD Kota Padang serta kunjungan ke daerah terdampak di Kota Padang untuk melihat langsung kondisi.

Daerah yang dikunjungi di Kota Padang tersebut adalah Kecamatan Koto Tangah dan Kecamatan Pauh. Pada kunjungan lapangan tersebut didampingi langsung oleh camat masing-masing.

Demikian juga dengan Kabupaten Padang Pariaman, tim langsung diterima oleh Bupati Padang Pariman Jon Kennedy Azis dan seluruh jajaran kepala dinas.

Tidak terkecuali, Emri sebagai Kalaksa BPBD Kabupaten Padang Pariaman. Pasca pertemuan tersebut, tim juga melakukan kunjungan lapangan di daerah Kecamatan VII Koto yang langsung didampingi Camat Zulfikar.

BP Taskin memiliki fungsi utama untuk melakukan orkestrasi kepada seluruh kementerian atau lembaga terkait untuk melakukan kerja-kerja konkret dalam penanganan pasca bencana.

Terutama kaitannya dengan percepatan pengentasan kemiskinan. Target Presiden Prabowo untuk kemiskinan ekstrem 0% pada 2026 mesti terwujud, meskipun tantangan baru terkait bencana tentu menjadi perhatian serius.

BP Taskin berupaya sedapat mungkin, dampak kebencanaan tidak mempertinggi angka kemiskinan ekstrem di daerah bencana Sumatera barat.

BP Taskin optimis penurunan angka kemiskinan 4,5 % pada 2029 sesuai arahan Presiden Prabowo pun dapat terwujud dengan optimalisasi tugas dan fungsi BP Taskin serta Kerjasama kementerian atau lembaga terkait.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak