"Pesan kami secara khusus, anak Asabri ini bermitra dengan tiga belas mitra, Bank Fosra, pemerintah, bank pemerintahan, dan Pos. Karena ini sifatnya amanah, maka kita coba melihat dari sisi positifnya. Kalau memang masih ada kekurangan di sana-sini, itu mungkin catatan bagi kita agar semua yang kita lakukan bisa perfect, bisa baik, dan memuaskan para penerima pensiun," kata Khaidir.
Pihak Asabri menegaskan, dasar utama kenapa melakukan sinergi dengan PosIND ini, yaitu dalam rangka memberi pelayanan terbaik terhadap para abdi negara. Melayani dengan baik melalui pelayanan PosIND dan bank mitra Asabri yang lain.
“Saya kira sangat jelas ya, bahwa kehadiran negara adalah untuk melayani warga negara, apalagi sekarang warga negara yang memang sudah berusia sepuh, itu adalah janji negara. Kewajiban negara untuk melayani seluruh lapisan masyarakat. Tapi hari ini negara baru mampu melakukan kepada yang sepuh-sepuh dulu. Untuk tahap pertama ini, kita akan lekukan layanan antar ke seluruh negeri, tapi nanti kita evaluasi. Kalau ini berjalan baik, mungkin kita akan turunkan lagi pada usia 60 tahun. Pada usia 60 tahun nanti juga akan menerima di tempat. Tapi tidak tertutup kemungkinan, teman-teman sekalian bahwa selama ini para bapak kita atau ibu yang sudah sepuh itu ingin ketemu, kumpul misalnya di kantor Asabri atau di Kantorpos, kita senang melihat beliau-beliau ini datang,” jelas Khaidir, yang datang bersama jajarannya, untuk melihat langsung proses penyaluran dana pensiun yang dilakukan pihak PosIND.
Apresiasi Para Pensiunan ASABRI
Baca Juga: Kunjungi Kantorpos Manado, Presiden Jokowi Apresiasi Penyaluran BLT El Nino Berjalan Lancar
Wainem, penerima dana pensiun dari mendiang suaminya, mengungkapkan kegembiraannya dikunjungi langsung jajaran PosIND dan ASABRi.
"Alhamdulillah senang sekali ya. Didatangin semua orang. Ya Allah ngimpi apa semalem. Tapi didatangin banyak tamu gitu. Kirain orangnya cuma dua, tiga orang. Itu nggak ada banyak. Alhamdulillah sih ditengok. Senang sekali saya," katanya.
Di usianya yang ke 80 tahun, Wainem memang sudah tidak bisa melakukan aktivitas yang berat. Bahkan berjalanpun sudah susah baginya. Sehari-hari ia ditemani saudara laki-lakinya yang membantunya bila ingin melakukan sesuatu.
"Terima kasih, Pos Indonesia. Terima kasih, PT Asabri. Uang pensiunnya sudah saya terima. Terima kasih, sangat bermanfaat untuk saya. Alhamdulillah. DIantar ramai-ramai juga, saya senang," tutur Wainem.
Senada dengan Wainem, penerima dana pensiun lainnya, Suminem yang berusia 85 tahun, merasa sangat bersyukur dan senang menerima dana pensiun yang diantar langsung ke rumah.
Baca Juga: Keandalan Pos Indonesia dalam Penyaluran Bantuan CBP
“Perasaannya ya senang, ditolong, dibantuin. Senang rasanya,” ujarnya.
Berita Terkait
-
ASABRI Gelar Mudik Aman Sampai Tujuan Bersama BUMN 2025
-
ASABRI Berikan THR Rp 1,43 Triliun
-
Soroti Guru Minta Hadiah Pensiun ke Siswa, Mendikdasmen: Tradisi yang Melanggar Hukum
-
Generasi Muda Wajib Tahu Cara Mudah Siapkan Dana Pensiun di Bank Raya!
-
Perluas Aksesibilitas Masyarakat, DPLK BRI Jalin Kerja Sama dengan Bank Raya Melalui Digitalisasi Dana Pensiun
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Penjualan Mainan Pasar Gembrong Merosot hingga 90 Persen, Pedagang Salahkan Pemerintah
-
Pemprov DKI Ingatkan Pendatang Baru Tak Bisa Langsung Dapat Bansos, Harus Tinggal 10 Tahun Dulu
-
Jakarta Tak Sepi Lebaran Ini, Bang Doel Ungkap Hikmah Tak Terduga
-
Pramono Teken Pergub Syarat PPSU: Cukup Ijazah SD, Kontrak Kerja Tiap 3 Tahun
-
Baru Tempati Rumah Dinas, Pramono Curhat Jatuh dari Sepeda Sampai Pelipis Luka