Penutupan itu dilakukan sebanyak dua kali. Penutupan pertama dilakukan pada bulan Februari lalu, saat itu Sidik membangun bata hebel sebanyak satu tumpuk yang menjulang ke atas.
Atas penutupan tersebut sepeda motor milik Puji tidak bisa masik ke dalam rumah.
Alasan Sidik menutup akses rumah Puji lantaran ia merasa terganggu dengan aktivitas yang dilakukan oleh Puji.
Puji sendiri merupakan kader PDI Perjuangan dan seorang anggota relawan. Sehingga rumahnya disebut sering dijadikan kegiatan untuk berkumpulnya anggota relawan.
Bukannya, sadar akan kesalahannya, Puji malah melaporkan perbuatan ini ke anggota DPRD DKI Jakarta. Sidik yang makin geram langsung menutup akses jalan tersebut secara menyeluruh dengan menambahkan satu tumpuk hebel yang menjulang ke atas.
Namun, kondisi ini tidak membuat Puji terisolasi total, ia masih bisa keluar-masuk lewat rumah tetangganya yang memiliki pintu samping.
Berita Terkait
-
Sidik Ngaku Terganggu Hingga Tutup Akses Jalan, Puji Menampik Rumahnya Jadi Tempat Kumpul Relawan
-
Pihak Kecamatan Mediasi Sidik Dan Puji Buntut Aksi Penutupan Jalan Di Cililitan
-
Cerita Puji Warga Cililitan, Terpaksa Lewat Ruang Tengah Rumah Orang Karena Akses Jalan Ditutup Tetangga
-
Warga Meruya Selatan Turunkan Spanduk Penolakan Penutupan Jalan Haji Gudig, Ketua RT: Sudah Clear, Cuma Misskom
-
Warga Meruya Protes Rencana Penutupan Jalan Haji Gudig oleh Pengembang Perumahan
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
Terkini
-
Anti Boros Setelah Lebaran, 7 Ide Masak Sekali untuk Stok Seminggu ala Meal Prep Simpel
-
Benarkah WFA Efektif Tekan Arus Balik 2026? Saat Data Kendaraan Justru Meningkat
-
Dompet Tipis Setelah Lebaran? Ini 7 Cara Cepat Memulihkan Keuangan di Akhir Bulan
-
Sentuhan Klasik di Destinasi Modern: Cerita dari Flea Market Indonesia Design District
-
'Maaf, Nggak Open House', Benarkah Gen Z Kini Pilih Privasi Saat Lebaran?