Tasmalinda
Rabu, 14 Januari 2026 | 19:49 WIB
cek fakta pernyataan presiden ke-7 Jokowi. (Suara.com/Ari Welianto)
Baca 10 detik
  • Sebuah tangkapan layar artikel viral mengklaim Presiden Jokowi berharap tidak dipenjara jika ijazahnya palsu.
  • Hasil penelusuran fakta menunjukkan tidak ada artikel resmi media kredibel yang memuat pernyataan tersebut.
  • Klaim ini terbukti hoaks karena merupakan artikel manipulasi tanpa kutipan atau sumber resmi yang diverifikasi.

Informasi seperti ini mudah tersebar karena:

  1. Mengaitkan isu sensitif politik dan hukum dengan figur publik.
  2. Menggunakan tangkapan layar yang tampak mirip dengan judul media berita untuk memberi kesan kredibel.
  3. Tidak dilengkapi dengan sumber resmi, kutipan langsung, atau tautan rujukan yang dapat diverifikasi.

Tips Cek Fakta Sebelum Share

Sebelum Anda menyebarkan artikel atau klaim yang terlihat sensasional:

  1. Pastikan sumbernya resmi, cek apakah artikel berasal dari media arus utama yang kredibel.
  2. Periksa kanal resmi tokoh yang diklaim memberi pernyataan — misalnya akun media sosial terverifikasi atau situs pemerintah.
  3. Waspadai tangkapan layar artikel tanpa tautan yang jelas — ini sering kali merupakan hoaks yang dimanipulasi.
    Langkah sederhana ini dapat membantu Anda menghindari penyebaran hoaks yang menyesatkan.

Load More