- Pemerintah menerapkan rekayasa lalu lintas melalui SKB untuk menjamin kelancaran mudik Lebaran 2026.
- Kebijakan utama meliputi sistem *one way* di tol utama, *contraflow*, dan penerapan ganjil genap.
- Terdapat juga pembatasan operasional truk besar serta pengaturan jadwal spesifik untuk arus mudik dan balik.
4. Pembatasan Operasional Truk Besar
Pemerintah juga menetapkan pembatasan operasional kendaraan angkutan barang selama periode mudik Lebaran.
Dalam aturan tersebut disebutkan bahwa kendaraan yang dibatasi antara lain kendaraan dengan sumbu tiga atau lebih, kendaraan dengan kereta tempelan atau gandengan, dan kendaraan yang mengangkut hasil tambang, galian seperti pasir dan batu, serta bahan bangunan.
Kebijakan ini bertujuan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas selama arus mudik dan arus balik Lebaran.
5. Pengaturan Jadwal Arus Mudik dan Arus Balik
Pemerintah juga telah menetapkan jadwal penerapan berbagai rekayasa lalu lintas selama periode mudik. Melalui pengaturan resmi tersebut disebutkan bahwa kebijakan ini diterapkan agar perjalanan masyarakat selama masa mudik dapat berlangsung lebih tertib.
Dalam dokumen pengaturan lalu lintas yang dipublikasikan pemerintah disebutkan bahwa langkah tersebut diambil untuk meningkatkan keselamatan serta kelancaran perjalanan masyarakat selama masa Angkutan Lebaran.
Dengan adanya berbagai aturan tersebut, masyarakat yang akan mudik diimbau untuk selalu memantau informasi resmi terkait rekayasa lalu lintas sebelum berangkat.
Pemudik juga disarankan merencanakan perjalanan dengan baik, termasuk menentukan waktu keberangkatan agar terhindar dari kepadatan kendaraan di jalur mudik.
Baca Juga: Warga Jakarta Cek di Sini! Jadwal Buka Puasa Hari Ini 6 Maret 2026
Informasi lengkap mengenai pengaturan lalu lintas mudik Lebaran 2026 dapat dilihat melalui laman resmi pemerintah di setneg.go.id.
Berita Terkait
-
Cara Daftar Mudik Gratis 2026 Kemenhub, Ini Link Pendaftaran dan Syaratnya
-
Jangan Sampai Salah Tanggal, Ini Jadwal Rekayasa Lalu Lintas Mudik Lebaran 2026
-
Mudik Gratis 2026: Pendaftaran Resmi Dibuka, 15.834 Orang Bisa Pulang Kampung Tanpa Biaya
-
Ini Waktu Terbaik Mudik Lebaran 2026 Agar Tidak Terjebak One Way
-
Wajib Tahu! Jadwal One Way, Contraflow dan Ganjil Genap Mudik Lebaran 2026 Agar Tak Terjebak Macet
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
BRI Peduli Gelar Kelas Inspirasi dan Pentas Seni untuk Peringati Hari Anak Nasional
-
Gedung Baru Pemkab Kediri Resmi Difungsikan, Mas Dhito Dorong Optimalisasi Pelayanan Publik
-
Jelang Muktamar PBNU, Menkeu Purbaya Sowan ke Gus Yahya, Ada Apa?
-
Hexnode Tunjuk Ingram Micro sebagai Distributor Resmi Solusi Endpoint Management di Indonesia
-
BBRI Direkomendasikan JPMorgan, Saham Berpotensi Reli Jangka Pendek