Masih di lokasi, pengurus staf lingkungan RT5/5 Kelurahan Rangkapanjaya, Robi menambahkan, korban ada 3 orang.
Satu korban pemilik usaha balon gas dan dua orang karyawannya. Memang kata dia, korban setiap malam memproduksi balon gas untuk dijual.
"Informasinya dua orang meninggal dunia, satu di lokasi satu lagi di rumah sakit, " kata Robi.
Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Kota Depok Kompol Wadi Saabani mengatakan peristiwa ledakan tersebut bermula saat ketiga korban awalnya tengah melakukan pengisian tabung gas.
Baca Juga:Tabung Gas Meledak di Depok Sampai Getarkan Tanah dan Dinding Rumah
Mereka mengisi dengan menggunakan campuran karbit dan alumunium foil untuk menghasilkan gas hidrogen sebagai bahan pembuatan balon gas.
"Suara ledakan keras sebanyank sekali dan membuat getaran yang cukup kuat ke rumah warga sekitar dan menyebabkan satu orang atas nama Ramdani alias Deni luka berat (kaki kiri putus) dan meninggal dunia," ungkap Wadi.
Korban ledakan tabung gas itu di antaranya Ramdani alias Deni (34) mengalami luka pada bagian kaki sebelah kirinya putus hingga meninggal dunia.
Kemudian, Yama Hendra (30) mengalami luka pada kaki dan wajah.
Selian itu Dimas Prabowo (31) mengalami luka pada kaki sebelah kanannya hancur.
Baca Juga:Penyebab Tabung Gas Meledak di Depok: Kabit dan Aluminium Dikocok
Ledakan tabung gas itu dari pengusaha balon. Perisitiwa tersebut terjadi sekira pukul 20.45 WIB.